Lecehkan Bekasi, Indosat Diancam Denda Rp 1 Miliar

para pendemo akan membangun posko untuk pengumpulan kartu SIM Indosat yang nantinya akan dibakar dan dibuang. Foto: Gobekasi (Grup Pojoksatu.id)

POJOKSATU – Kuasa hukum Kota Bekasi Naupal Al Rasyid mengimbau pihak kepolisian untuk segera melakukan penyidikan dan memanggil pihak PT Indosat secepatnya.

Sebab, apa yang dilakukan Indosat lewat iklan di media sosial terhadap bekasi sudah melanggar Pasal 27 ayat (3) jo Pasal 45 ayat (1) Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik.

“Kami harap pihak kepolisian serius menanggapi kasus ini karena kami anggap ini merupakan suatu penghinaan dan pencemaran nama baik lewat IT,” ujarnya kepada Gobekasi (Grup Pojoksatu.id), Senin (12/1).
Ia mengatakan, Iklan PT Indosat Tbk ‘Liburan ke Aussie lebih mudah dibanding ke Bekasi’, sebagai bentuk kesengajaan dengan mencatut nama Bekasi di media sosial.

“Ada pelanggaran hak nama dengan mencatut nama Bekasi. lalu juga ungkapan tersebut kami nilai sangat menghina Bekasi,” katanya


Berdasarkan pasal pada UU ITE tersebut, Indosat terancam pidana penjara paling lama 6 tahun dan denda maksimal Rp 1 miliar.

“Kami akan terus tempuh jalur hukum terkait penghinaan ini dan mendorong pihak kepolisian untuk terus manangani kasus ini hingga tuntas.” pungkasnya. (sar/pojoksatu)