Hentikan Izin Pendirian Hotel di Daerah Padat

Ketua Umum BPP Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Wiryanti Sukamdani
Ketua Umum BPP Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Wiryanti Sukamdani

POJOKSATU – Ketua Umum BPP Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Wiryanti Sukamdani mengatakan pihaknya mengusulkan agar pemerintah melakukan moratorium atau penghentian sementara terhadap pemberian izin pendirian hotel di daerah yang padat pertumbuhan hotelnya. Usul ini disampaikan PHRI saat bertemu Wakil Presiden Jusuf Kalla di kantornya, Jakarta Pusat, Selasa, (6/1).

“Kami mengusulkan tolong dari pemerintah juga misalnya di daerah yang sudah kelebihan izin, kelebihan hotel diadakan moratorium. Jadi dikurangin pembangunan hotelnya,” ujar Yanti.

Menurut Wiryanti, saat ini di beberapa daerah memang sudah berlebihan pembangunan hotelnya, seperti di Bali, Makassar dan Jawa Barat.

Ditambah lagi, PHRI juga meminta pemerintah memperbaiki infrstruktur, seperti jalan akses ke bandara. Kemudian, memperbaiki sumber daya manusianya. Sehingga, target pemerintah, yaitu wisatawan mancanegara sebesar 20 juta tercapai.


Menanggapi permintaan PHRI, Wiryanti mengatakan JK mengerti dan berjanji bahwa pemerintah akan meningkatkan biaya promosi tiga kali lipat untuk mendatangkan wisatawan.

“Beliau mengerti, beliau paham. Menurut beliau sekarang ini pasti sudah tidak ada bank yang mau membiayai hotel lagi,” tandas Yanti. (flo/jpnn)