Nvidia Rambah Bisnis Transportasi, Luncurkan Chipset Terbaru

Luncurkan Chipset Tegra X1, Nvidia Rambah Bisnis Transportasi. Foto: istimewa Luncurkan Chipset Tegra X1, Nvidia Rambah Bisnis Transportasi. Foto: istimewa
Luncurkan Chipset Tegra X1, Nvidia Rambah Bisnis Transportasi. Foto: istimewa Luncurkan Chipset Tegra X1, Nvidia Rambah Bisnis Transportasi. Foto: istimewa
Luncurkan Chipset Tegra X1, Nvidia Rambah Bisnis Transportasi. Foto: istimewa

POJOKSATU – Setelah sukses memproduksi prosesor dan kartu grafis, kini Nvidia merambah ke bisnis transportasi dengan meluncurkan chipset terbarunya Tegra X1, untuk mobil pintar.

Dilansir dari Reuters, Senin (5/1), chipset ini merupakan prosesor yang memiliki tenaga komputer untuk menyematkan display yang terhubung dengan kaca mobil, dashboard, sistem navigasi, dan tempat duduk penumpang dengan teknologi canggih (high-end).

“Mobil masa depan akan memiliki banyak kemampuan komputasi. Kami membayangkan sejumlah display di dalam mobil, terletak di setiap sudut,” tutur CEO Nvidia, Jen-Hsun Huang.

Huang mengatakan, chipset terbarunya akan memiliki performa dua kali lipat dibanding pendahulunya, Tegra K1. Nvidia Tegra X1 ini akan mulai dipasarkan pada awal tahun 2015.


“Jika dikombinasikan dengan software generasi berikutnya, chip ini bisa membantu mendeteksi dan membaca marka jalan, mengenali pejalan kaki, dan mendeteksi kendaraan yang mengerem mendadak,” tambah Huang.

Nvidia membuat platfrom generasi berikutnya dengan penggabungan dua chip Tegra X1 yang bisa memproses dan mengumpulkan data. Data tersebut diperoleh dari 12 kamera pemantau jalan untuk mengisi sistem bantu pengemudi.

Produsen prosesor dan kartu grafis terkemuka asal Amerika Serikat itu selama bertahun-tahun telah mengabdikan penelitiannya untuk PC. Dalam beberapa tahun belakangan, persaingan di teknologi chip semakin ketat, terutama di ranah smartphone dan tablet.

Persaingan dengan Qualcomm membuat Nvidia memilih fokus mengembangkan Tegra chip untuk mobil dan sistem autopilot. Beberapa perusahaan telah mempercayakan produk mereka seperti Audi, BMW dan Tesla pada Nvidia.

Di kuartal ketiga tahun lalu, pendapatan Nvidia dari chip Tegra untuk perangkat mobil pintar dan perangkat komputer serta smartphone turun 51 persen menjadi  Rp 2 Miliar. Angka tersebut lebih kecil dibandingkan pendapatan total keseluruhan Nvidia sebesar Rp 15 Triliun. (mg2/jpnn)