Batik Air Buka Rute Palembang-Hongkong

Batik Air Rencanakan Rute Palembang-Hongkong. Foto: Dokumen JPNN.com
Batik Air Rencanakan Rute Palembang-Hongkong. Foto: Dokumen JPNN.com
Batik Air Rencanakan Rute Palembang-Hongkong. Foto: Dokumen JPNN.com

POJOKSATU – Maskapai Batik Air tampaknya sangat berkeinginan untuk menjadikan Palembang hub (penghubung antarkota) di berbagai belahan dunia.

Terbukti pada 2015 mendatang, Batik Air akan membuka rute penerbangan dari Palembang menuju sejumlah kota di Hongkong, serta berbagai kota lainnya. Bahkan, dalam waktu dekat Batik Air akan membuka rute penerbangan Palembang – Singapura.

“Sudah banyak permintaan masyarakat yang ingin melakukan penerbangan ke berbagai kota di Negara Asean. Apalagi, 2015 mendatang kita menghadapi Masyarakat Ekonomi Asean (MEA),” terang CEO Batik Air Ahmad Lothfi kepada Palembang Pos usai peresmian rute baru penerbangan Palembang-Bandung-Denpasar, di VIP Room Bandara Internasional SMB II Palembang, Selasa (30/12).

Batik Air merupakan anak perusahaan Lion Air yang baru berusia 1,5 tahun sejak berdiri pada Mei 2013 lalu. Saat ini, Batik Air telah memiliki 18 armada yakni 12 pesawat boeing 737-800 dan enam airbus 320.


Pada 2015 mendatang, pihaknya akan menambah kembali 20 armada baru untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

“Total akhir tahun 2015 kita akan memiliki 40 armada,” lanjutnya.

Pesawat Batik Air menggunakan premium sebagai bahan bakarnya menyamai Garuda Indonesia. Pesawat ini dilengkapi berbagai fasilitas, seperti kursi kelas bisnis sebanyak 12 seat, kursi kelas ekonomi dipastikan lebih lapang, serta kursinya model terbaru menggunakan flat entertainment.

“Ada film Hollywood maupun film Indonesia,” lanjutnya.

Namun, ketika disinggung mengenai harga tiket pesawat, Lothfi enggan menjawabnya dengan alasan penentuan harga tiket berdasarkan situasi tertentu.

Pada penerbangan perdana Palembang-Bandung-Denpasar kali ini, Batik Air berhasil mengangkut lebih dari 100 penumpang. Dan ini merupakan kebanggaan tersendiri baginya, karena jarang ditemukan pada penerbangan perdana membawa penumpang sebanyak itu.

Soal jaminan tidak delay, Lothfi menegaskan, pihaknya telah menyiapkan satu pesawat khusus untuk standby di Bandara Soekarno-Hatta, kalau terjadi irregularities untuk segera menggantinya.(ety/jpnn)