Pelindo III Salurkan Hibah Rp 12 M di 7 Provinsi

pelindo II
Pelindo II
 Pelindo III Salurkan Hibah Rp 12 M di 7 Provinsi
Pelindo III Salurkan Hibah Rp 12 M di 7 Provinsi

POJOKSATU– PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) III selama tahun 2014 telah menyalurkan dana hibah bina lingkungan sebesar Rp 12 miliar di tujuh provinsi yang menjadi wilayah kerjanya. Direktur SDM dan Umum Pelindo III, Toto Heli Yanto mengatakan, jumlah hibah tersebut lebih besar dari tahun 2013 lalu, yang tercatat sebesar Rp 9,4 miliar.

Peningkatakan jumlah dana hibah yang disalurkan Pelindo III tak lepas dari meningkatnya kinerja perseroan. Menurut Toto, jumlah dana hibah bina lingkungan telah ditetapkan setidaknya 2 persen dari laba bersih perusahaan pada tahun sebelumnya.

“Setiap tahun terjadi perbedaan jumlah dana hibah yang kita salurkan. Itu semua tergantung dari kinerja perusahaan yaitu laba, dan tentunya permintaan jumlah permintaan dari masyarakat,” ujar Toto dalam siaran persnya, Selasa (23/12).

Dijelaskan Toto bahwa setiap pengajuan bantuan hibah dari masyarakat tidak semuanya akan mendapat persetujuaan dari perseroan. Pelindo III kata dia selaku pemilik dana akan melakukan verifikasi terhadap setiap pengajuan yang diajukan dan akan melakukan peninjauan langsung ke lokasi.


“Semua itu dilakukan Pelindo III untuk memastikan setiap pengajuan bantuan memang benar adanya, sekaligus menentukan jumlah bantuan yang akan diberikan. Tidak semua pengajuan akan kami berikan bantuan, itu semua tergantung dari hasil verifikasi dan survey yang kami lakukan,” terangnya.

“Kami berusaha untuk seobjektif mungkin dalam memberikan bantuan kepada masyarakat, yang pasti kalau memang harus kita bantu kenapa tidak,” imbuhnya.

Adapun dana hibah bina lingkungan Pelindo III yang disalurkan di tujuh provinsi terdiri dari, Jawa Timur sebesar Rp 8,8 miliar, Jawa Tengah Rp 591 Juta, Bali Rp 202 juta, Kalimantan Tengah Rp 870 juta, Kalimantan Selatan Rp 108 juta, Nusa Tenggara Barat Rp 171 juta, Nusa Tenggara Timur Rp 162 juta dan wilayah lainnya Rp 1 miliar.

Bantuan itu diperuntukkan bagi korban bencana alam, pendidikan dan pelatihan, peningkatan kesehatan, sarana dan prasarana umum, sarana ibadah, pelestarian alam, dan ketahanan pangan. (chi/jpnn)