Danau Dora Bogor, Wisata Pendidikan yang Menyenangkan

Danau Dora Bogor
Danau Dora Bogor
Danau Dora Bogor
Danau Dora Bogor

POJOKSATU.id, JAKARTA – Danau Dora merupakan sebuah taman konservasi alam yang berada di Jalan Raya Bogor KM 46.

Terletak di dalam kawasan penelitian LIPI, area ini juga merupakan bagian dari perluasan Kebun Raya Bogor.

Nama Danau Dora sendiri berasal dari kejadian pada saat pembangunan danau ini banyak anak kecil yang bermain di tempat ini dengan membawa boneka Dora, terilhami dengan kejadian itu maka pihak pengembang memutuskan untuk memberi nama danau ini Danau Dora.

Danau Dora merupakan salah satu tujuan wisata warga sekitar kota Bogor dan Jakarta yang ekonomis serta edukatif.


Kawasan konservasi yang dulunya merupakan situ ini yang sudah ada sejak 2002 dan bertujuan untuk membangun kebun ekologi sebagai aset pendidikan dengan konsep alam.

Kawasan Danau Dora yang mempunyai luas 7.5ha ini potensial sebagai salah satu sarana wisata edukasi yang bisa dikunjungi oleh siapa saja anak-anak maupun orang dewasa. Tempat ini juga didukung dengan akses yang strategis. Danau Dora Juga berfungsi sebagai Pengawasan Bakosurtanal (Badan Koordinasi Survei dan Pemetaan Nasional).

Kawasan ini kerap kali digunakan untuk acara edukasi seperti penanaman beragam pohon langka atau pelepasan ikan ke danau oleh beberapa yayasan atau instansi pendidikan dengan disertai penyuluhan singkat kepada pungunjung yang saat itu hadir berkaitan dengan pelestarian lingkungan.

Selain untuk dipelihara, ikan dan beberapa tumbuhan langka yang dilepas dan dan ditanam di kawasan ini digunakan untuk kebutuhan penelitian.

Danau Dora memiliki koleksi beberapa tumbuhan dataran rendah, dengan tinggi sekitar 1 sampai 3 meter. Mirip dengan Kebun Raya Bogor, di tengah rerumputan dan pepohonan, terdapat danau buatan. Lalu di tengah danau ada jalan setapak buatan dari semen sengaja dibuat untuk menyeberang danau.

Karena taman ini memang dipersiapkan sebagai tempat belajar, meneliti, dan mengamati ekosistem dataran rendah Indonesia sambil berwisata bukan murni tempat wisata komersil semata, oleh karenanya tak ada sarana permainan yang diperuntukkan untuk anak-anak atau orang dewasa. Tak ada tiket masuk bertamasya dan belajar di kawasan yang dibuka untuk umum ini

(rmn/zul)