Kulit dan Batang Manggis Bisa Jadi Pengawet

Ilustrasi. Foto: net
Ilustrasi. Foto: net
Ilustrasi. Foto: net

POJOKSATU.id, BOGOR – Selain buahnya segar untuk dikonsumsi, kulit manggis sangat berguna untuk obat herbal. Manfaat lain dari kulit dan batang manggis, ternyata dapat menjadi pengawet nira tebu.

Itu terungkap dalam riset peneliti Departemen Teknologi Industri Pertanian Fakultas Teknologi Pertanian Institut Pertanian Bogor (IPB) Sapta Raharja dan Prayoga Suryadarma. Keduanya berkolaborasi dengan peneliti Departemen Teknologi Hasil Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Padjajaran (Unpad) Fitry Filianty.

Dalam riset tersebut, kulit batang manggis dikombinasikan dengan akar kawao ditambahkan dalam nira tebu. Akar kawao dan kulit batang manggis mengandung komponen fitokimia alkaloid, flavonoid dan glikosida, serta komponen lain dalam jumlah besar. Komponen tersebut yang berperan sebagai pengawet dalam nira tebu. Sifatnya inhibitor enzim dan antimikroba.

“Riset ini dilatarbelakangi kebiasaan petani aren tradisional di Jawa yang selalu menggunakan akar kawao dan kulit batang manggis untuk tebu arennya,” kata Sapta, seperti pada rilis yang diterima redaksi Radar Bogor (Grup Pojoksatu.id), Selasa (24/3).


Sapta dan tim menyarankan penelitian lebih lanjut tentang identifikasi komponen aktif dalam akar kawao dan kulit batang manggis. Agar kedua bahan pengawet itu menguntungkan dalam skala industri, perlu dilakukan penelitian pada skala besar.(*/radar bogor/ric/lya)