10 Mitos dan Fakta Diet yang Sering Dilakukan

Diet
Ilustrasi
diet
ilustrasi

POJOKSATU.id, JAKARTA – Mitos diet yang sering dilakukan oleh kebanyakan wanita atau pria yaang mengalami kelebihan berat badan bisa sangat berdampak buruk pada kesehatan tubuh, karena diet yang tepat untuk seseorang belum tentu tepat untuk orang lain.

Apa sajakah mitos diet yang harus kita hindari? Menurut Madelyn Fernstrom, direktur pusat manajemen erat badan di University of Pittsburgh Medical Center, Pittsburgh, AS. Berikut 10 mitos dan fakta tentang diet:

1. Mitos: Anda Tak Harus Menghitung Kalori. Fakta: Menghitung kalori itu penting

Anda harus menghitung kalori jika ingin menurunkan berat badan. Sebab, kita cenderung merasa telah beraktivitas tinggi, dan sebaliknya, merasa telah makan dengan jumlah kalori yang rendah.


Daripada mengira-ngira jumlah kalori yang masuk, lebih baik Anda catat saja semua yang Anda makan dan minum agar bisa menghitung jumlah kalori yang sebenarnya. Selain itu, untuk mengukur jumlah kalori yang Anda keluarkan lewat aktivitas fisik, gunakan pedometer.

Dan ingat, ada makanan yang lebih berkalori dibanding makanan yang lain dalam berat yang sama. Misalnya lemak yang punya kalori dua kali lebih besar dari makanan lainnya.

Sehingga makanlah produk makanan berlemak seperti produk olahan susu, kulit atau daging secukupnya.  Lemak sebenarnya bisa membuat Anda kenyang dalam waktu lebih lama, dan tubuh Anda juga butuh lemak dalam jumlah tertentu. Seperti untuk membentuk sel.

2. Mitos: Selalu Sarapan. Fakta: Makanlah kapan saja di pagi hari

Anda tak harus memaksakan diri untuk sarapan dengan menu lengkap di pagi hari. Mungkin saja Anda belum lapar ketika itu. Intinya, Anda harus mengatur makan selama sehari, agar tidak kelaparan di malam hari.

Contohnya jika Anda bangun pada pukul 7 pagi, maka Anda bisa makan tiga jam setelahnya, yakni pada pukul 10.00. Minumlah yogurt atau jus buah, sehingga pada saat makan siang Anda tidak akan makan terlalu banyak. Begitupun di malam hari.

3. Mitos: Makan Tiga Kali Sehari. Fakta: Makanlah sesuai jumlah kalori

Anda bisa makan tiga kali, hingga enam kali sehari, selama jumlah total kalori yang masuk per hari sesuai dengan kebutuhan.
Sebaiknya, minimal Anda makan tiga kali sehari. Dan kalau Anda makan enam kali sehari, tentu dengan porsi lebih kecil.

4. Mitos: Karbohidrat Bikin Gemuk. Fakta: Karbohidrat penting untuk diet yang seimbang

Karbohidrat tidak membuat Anda gemuk. Kelebihan kalori dan sedikit aktivitas-lah yang membuat Anda gemuk. Demikian juga makan karbohidrat bersama lemak dan gula. Dan juga makan karbohidrat olahan yang memiliki sedikit serat, sehingga membuat Anda tidak kenyang.

Contohnya, dalam jumlah kalori yang sama, pasta dari gandum akan membuat Anda kenyang dalam waktu lebih lama daripada pasta putih. Selain itu, jumlah kalori pasta itu akan bertambah jika ditambahkan saus dan butter. Yang penting, makan karbohidrat secukupnya.

5. Mitos: Hindari Lemak. Fakta: Lemak meningkatkan rasa kenyang

Lemak dua kali berpotensi menggemukkan daripada karbohidrat dan protein, tapi Anda tak perlu menghindarinya. Banyak penelitian menyimpulkan bahwa lemak bisa membuat Anda kenyang dalam waktu lebih lama, karena mencegah perut kosong dalam waktu cepat.

6. Mitos: Jangan Makan Pencuci Mulut. Fakta: Selama tak berlebihan, makanan manis oke saja

Jangan menyiksa diri dengan diet. Selama tidak berlebihan, Anda bisa memanjakan diri dengan pencuci mulut. Anda bisa makan makanan manis sehari sekali, atau seminggu sekali.

Mereka yang terlalu menahan diri dari makanan manis, atau pencuci mulut, biasanya akan melahapnya secara berlebihan begitu ada kesempatan.

7. Mitos: Nggak Usah Diet, Olahraga Saja! Fakta: Olahraga saja tak cukup

Olahraga seringkali tidak cukup untuk membakar kalori yang masuk. Contohnya, jika Anda makan sepotong besar kue yang jumlah kalorinya sekitar 500 kalori, maka Anda harus jalan selama dua jam untuk membakar kalori tersebut.

Jadi, tidak ada jalan lain untuk menurunkan berat badan selain dengan membatasi jumlah kalori yang masuk.

8. Mitos: Tidak Perlu Menimbang Badan. Fakta: Sekali seminggu Anda perlu melakukannya

Turunnya berat badan memang bisa diperkirakan dengan berkurangnya ukuran lingkar pinggang, paha dan lainnya. Tapi, sedikitnya sekali seminggu, Anda perlu menimbang badan agar tahu perkembangan hasil diet Anda.

9. Mitos: Jangan Makan Malam. Fakta: Batasi kalori saat makan malam

Makan malam terlalu banyak memang bisa mengganggu pencernaan. Di samping itu, malam hari umunnya adalah jam istirahat dari pencernaan Anda. Namun, bukan berarti Anda sebaiknya berpantang makan malam.

Makan malam bisa jadi sarana yang baik bagi Anda untuk bersama keluarga. Solusinya, batasi jumlah kalori dari makanan yang Anda konsumsi. Banyak ahli diet menyarankan batasan 200 hingga 300 kalori untuk malam hari.

10. Mitos: Jangan Makan Cemilan

Jangan menyalahkan cemilan atau snack kalau diet Anda gagal. Anda bisa makan snack, meski yang dianjurkan adalah snack yang sehat seperti yogurt atau buah.

Memang ada sebagian pakar diet yang menganjurkan kita hanya makan tiga kali sehari, tanpa snack dia antara waktu makan tersebut. Namun sebagian pakar diet yang lain membolehkan snack rendah kalori di antara waktu makan. Yang penting adalah jumlah total kalori yang masuk.

Tips Diet; Kurangilah Kalori

Coba perhitungkan jumlah kalori yang Anda asup setiap hari. Jika Anda memangkas sekitar 500 jumlah kalori setiap hari, maka ada kemungkinan berat badan Anda akan berkurang sebanyak 2 kilogram dalam sebulan. Penurunan ini sudah tergolong cepat.

Namun jika Anda memangkas sekitar 200 kalori dari jumlah total kalori yang Anda asup, maka kemungkinan Anda bisa menurunkan 1 kilogram berat badan dalam sebulan.

Tentu saja ini tergantung dari jenis tubuh, usia, kesehatan, jenis kelamin dan aktivitas Anda. Umumnya, pria membutuhkan 1.600 hingga 1.800 kalori untuk menurunkan berat badan. Sementara wanita butuh sekitar 1.400 hingga 1.600. Untuk amannya, ada baiknya Anda berkonsultasi pada dokter. (msn/end/nyata/zul)