Kenali Waktu Tepat Bercinta Anda

Bercinta
Ilustrasi

POJOKSATU.id, JAKARTA – Pernahkan Anda mengalami, ketika suami merasa malas diajak bercinta? Atau justru suami tiba-tiba sangat bergairah, sehingga Anda kewalahan melayaninya.

Jangan bingung. Karena dalam siklus kehidupan seksual manusia, ada saat-saat tertentu dimana manusia merasakan gairah yang memuncak, tapi di saat-saat lain gairahnya turun, bahkan tak tertarik untuk melakukan aktivitas seksual sedikit pun.

Itulah yang dinamakan jam biologis seksual. Menurut seksolog dr. Naek L. Tobing, SpKj., dalam siklus hidup manusia ada hormon tertentu yang akan mengendalikan kehidupan seksual, baik pria maupun wanita. Masing-masing dikendalikan oleh hormon yang berbeda. Lantas, seperti apa jam biologis seksual manusia? Berikut pembahasannya.

1. Pukul 05.00-08.00
Pernah mendengar istilah morning erection? Yup, ini sering terjadi pada kaum pria. Ereksi di pagi hari adalah situasi yang normal karena hormon testosterone pria berada pada posisi puncak.


Tingginya hormon seksual pria ini yang menyebabkan hasrat seksual mereka pun menjadi tinggi. Sedangkan pada wanita, walaupun kadar hormon estrogen belum tinggi, namun semalaman tidur tentu membuat tubuh lebih rileks dan segar, sehingga lebih mudah untuk menerima stimulus.

Tentunya hal ini membuat Anda lebih bersemangat untuk merespon setiap rangsangan dari suami bukan? Hubungan seks di pagi hari meskipun hanya bisa dilakukan dalam waktu yang terbatas, dijamin akan memberikan kepuasan dan kenikmatan yang maksimal.

2. Pukul 08.00-12.00
Menjelang siang, hormon testosterone mulai menurun walaupun tidak bisa dikatakan kadarnya rendah. Dalam kondisi seperti ini, bisa dikatakan bahwa hasrat pria untuk melakukan aktivitas seksual masih cukup tinggi walaupun tak sebesar rentang waktu sebelumnya.

Apalagi, rentang waktu ini merupakan saat produktif bagi mereka untuk bekerja, Konsentrasi pun lebih terpusat pada pekerjaan. Kesibukan bekerja bisa membuat mereka tidak terlalu memikirkan aktivitas seksual.
Kondisinya berbeda ketika keduanya tengah dalam situasi santai atau tidak bekerja.

Peluang untuk melakukan aktivitas seksual cukup besar. Apalagi dalam rentang waktu ini, hormon endorphin pada wanita tengah mengalir dengan deras, sehingga menimbulkan rasa nyaman dan rileks dan siap melakukan rangsangan atau menerima rangsangan.

3. Pukul 12.00-15.00
Dalam rentang waktu ini, hormon estrogen wanita mulai tinggi dan pas sekali untuk melakukan aktivitas seksual. Dengan sedikit sentuhan, wanita akan bergairah untuk bercinta.

Sayangnya, kondisi tidak menguntungkan justru terjadi pada kaum pria. Pada rentang waktu ini, hormon progesteronnya sudah menurun dan konsentrasinya pun tercurah pada pekerjaan. Aktivitas seksual sudah bukan hal yang utama karena waktunya memang tidak tepat bagi kaum pria.

Meski begitu, bukan berarti Anda tidak bisa melakukan aktivitas seksual. Asal ada kesempatan dan mau melakukan rangsangan kepada suami, di sela kesibukan Anda masih bisa melakukannya.

4. Pukul 15.00-18.00
Ini saat yang tepat bagi seorang wanita untuk melakukan hubungan seksual, karena hormon estrogennya sedang berada dalam posisi puncak.

Hasrat seksualnya menjadi lebih mudah untuk dirangsang karena pengaruh hormon tersebut. Tak heran saat-saat seperti ini, wanita sudah siap untuk aktivitas seksual. Sedikit sentuhan saja, bisa memberikan kenikmatan tersendiri bahkan jika aktivitas seksual dilakukan, peluang terjadinya orgasme menjadi lebih besar.

Bagaimana dengan pria? Sebenarnya kadar hormon testosteronnya sudah sangat turun. Tenaga pun sudah banyak terkuras karena seharian bekerja, sehingga bukan waktu yang cocok untuk melakukan aktivitas seksual.

5. Pukul 18.00-22.00
Jika ada serangan fajar, maka ada pula serangan malam. Rentang waktu inilah yang paling sering dimanfaatkan oleh pasangan suami istri untuk melakukan aktivitas seksual di malam hari.

Dalam rentang waktu ini, hormon estrogen wanita masih cukup tinggi. Karenanya, sentuhan kecil saja bisa memberikan efek nikmat yang luar biasa bagi seorang wanita. Bagaimana dengan pria? Sebenarnya hormon testosteron pria berada pada titik rendah.

Hasrat seksualnya bisa dikatakan juga sudah turun. Meski begitu, ada hormon oksitosin yang kadarnya justru meningkat menjelang malam. Hormon ini sangat berkaitan dengan perasaan nyaman dan rileks. Para pria akan lebih mudah menikmati setiap stimulus seksual dari pasangannya.

6. Pukul 22.00-05.00
Rentang waktu ini merupakan saat untuk beristirahat setelah seharian bekerja. Keinginan untuk bermesraan sudah rendah, baik bagi pria maupun wanita.

ormon keduanya sedang berada di titik rendah. Kalaupun ingin bercinta, tentu tidak mudah karena tenaga kurang mendukung untuk melakukannya. (tari/nyata/zul)