Hati-hati, Kanker Prostat Menular Melalui Seks

Sakit Buang Air Kecil
Ilustrasi buang air kecil secara berlebihan

POJOKSATU.id, JAKARTA – Kanker prostat dapat menjadi penyakit menular seksual yang disebabkan oleh infeksi. Namun para ilmuwan dari Cancer Research UK mengatakan terlalu dini dan masih perlu bukti untuk memasukkan kanker prostat ke daftar penyakit menular seksual.

Kemungkinan kanker prostat bisa masuk dalam daftar penyakit seksual menular berdasarkan penelitian yang dilakukan ilmuwan dari Universitas California berdasarkan hasil uji sel-sel prostat manusia di laboratorium. Mereka menemukan infeksi seks disebut trikomoniasis dibantu pertumbuhan kanker.

“Masih ada faktor gaya hidup diketahui bahwa tampaknya mempengaruhi risiko mengembangkan penyakit ini dan tidak ada bukti yang meyakinkan kanker prostat dapat menular dengan infeksi melalui hubungan seksual,” kata Nicola Smith, peneliti dari Cancer Research UK seperti dilansir BBC.

Dalam jurnal Proceedings of the National Academy of Sciences (PNAS), sejumlah ilmuwan mengemukakan hasil penelitiannya bahwa trichomoniasis diyakini menginfeksi beberapa 275 juta orang di seluruh dunia dan merupakan infeksi non-virus yang paling umum menular seksual .


Seringkali, seseorang akan tidak memiliki gejala dan tidak menyadari bahwa mereka memilikinya. Pria mungkin merasa gatal atau iritasi di dalam penis, terbakar setelah buang air kecil atau ejakulasi, atau keluarnya cairan putih dari penis.

Sedangkan bagi perempuan juga mengalami gatal atau rasa sakit pada alat kelamin, ketidaknyamanan dengan buang air kecil, atau keluarnya cairan dengan bau amis yang tidak menyenangkan.

Penelitian terbaru ini bukan yang pertama untuk menunjukkan adanya hubungan antara trikomoniasis dan kanker prostat. Sebuah studi pada tahun 2009 menemukan seperempat dari pria dengan kanker prostat menunjukkan tanda-tanda trikomoniasis, dan orang-orang ini lebih cenderung memiliki tumor maju.

Penelitian PNAS menunjukkan bagaimana infeksi menular seksual bisa membuat pria lebih rentan terhadap kanker prostat, meskipun belum terbukti permanen.

Prof Patricia Johnson dan rekan menemukan parasit yang menyebabkan trichomoniasis – Trichomonas vaginalis – mengeluarkan sebuah protein yang menyebabkan peradangan dan meningkatkan pertumbuhan dan invasi sel prostat jinak dan kanker.

Mereka mengatakan, penelitian lebih lanjut sekarang harus mengikuti untuk lebih mengeksplorasi temuan ini terutama untuk mencari tidak tahu penyebab kanker prostat.

Nicola Smith, petugas informasi kesehatan di Cancer Research UK menambahkan, studi ini menunjukkan sebuah cara yang mungkin parasit Trichomonas vaginalis dapat mendorong sel-sel kanker prostat untuk tumbuh dan berkembang lebih cepat.

“Tapi penelitian ini hanya dilakukan di laboratorium, dan bukti sebelumnya pada pasien gagal menunjukkan hubungan yang jelas antara kanker prostat dan infeksi umum ini menular seksual,” ujar Smith.

Namun yang baru dapat dipastikan, risiko kanker prostat meningkat karena faktor usia bertambah. Di Inggris, kanker prostat saat ini paling banyak dialami kaum adam. Sekitar satu dari sembilan orang akan mengalami. Terutama kepada mereka yang usianya di atas 70 tahun. Ada juga penderita kanker prostat yang disebabkan risiko genetik. (ris/jpnn/zul)