Setelah The Dance Company, Baim Comeback dengan Jabalrootz

Ibrahim Imran
Ibrahim Imran
Ibrahim Imran

POJOKSATU- Sukses dengan band The Dance Company dengan musisi ternama Pongky, Ibrahim Imran atau yang lebih dikenal Baim kembali tergabung dalam sebuah band beraliran poprock. Band yang diberi nama Jabalrootz ini dibentuk mulai tahun 2011 silam dengan dua personel lainnya, Koko dan Maryo.

”Awalnya, keterlibatan saya di sini hanya sebagai produser mereka, para personel Jabalrootz. Namun karena masing-masing personel mundur karena alasan pekerjaan di luar musik, makanya saya terlibat langsung bersama Koko dan Mario,” kata Baim.

Tiga tahun tak terdengar kabarnya, Jabalrootz kembali menyapa para penggemarnya dengan album kedua bertajuk Good Life. “Di sini single Wanita Patah Hati jadi kekuatan ya karena sensus penduduk juga mengatakan wanita itu lebih banyak,” ungkap Baim.

Album Good Life sendiri berisikan 10 lagu dimana dua diantaranya memiliki dukungan dari musisi ternama lainnya. Lagu ‘Slow’ yang dinyanyikan oleh Maryo dan penyanyi cantik Lala Karmela, serta lantunan alat musik harpa oleh Mesty Ariotedjo di lagu ‘Rindu’.


Bergabungnya Baim dalam band Jabalrootz ini tidak membuatnya keluar dari band sebelumnya. Baim bersyukur, personel The Dance Company lainnya tak keberatan dengan keputusan Baim.

Meski demikian, Baim selalu berusaha untuk menyesuaikan karakter yang cukup berbeda antara kedua band yang digelutinya. “Kalau The Dance Company itu segmennya Mahmud Abas (mamah-mamah muda beranak satu), sementara Jabalrootz lebih mengincar ABG (anak baru gede),” ungkapnya.

”Saya bersyukur semua berjalan sesuai arahnya. Kalau dibilang projek Jabalrootz ini sebagai proyek keinginan aku, itu salah. Karena hobiku yang lebih ber-genre blues itu nggak ada di sini. Malah kalau project hati sebenernya duet bareng Gugun Blues Shelter,” papar Baim. (mg1/jpnn)