Hindari Pertanyaan Ini Pada Teman yang Belum Punya Momongan

Ilustrasi. Foto: net
Ilustrasi. Foto: net
Ilustrasi. Foto: net

POJOKSATU.id – Pernahkah kita, memikirkan, atau bahkan menyinggung perasaan teman kita yang kebetulan belum dikaruniai momongan. Orang tua yang belum memiliki anak biasanya akan lebih sensitif dengan pertanyaan-pertanyaan orang di sekitarnya.

Seperti dikutip parenting.com, baiknya hindari melontarkan pernyataan berikut yang bisa membuat teman Anda sakit hati.

1. Kenapa Kamu Belum Hamil?

Bukankah sangat menyakitkan diberi pertanyaan semacam itu. Bisa jadi orang yang Anda tanya sudah berusaha bertahun-tahun agar bisa hamil, namun belum berhasil. Pertanyaan semacam ini, bisa membuat mereka sedih. Bayangkan, jika kita berada di posisi mereka. Apa yang akan kita lakukan.


2. Kamu Pasti Akan Merindukan Kehadiran Anak, Meskipun Sekarang Tidak

Nah, pernyataan semacam ini biasanya disertai dengan embel-embel seperti, “nanti kalau tua”, atau “kalau sudah ketemu jodoh”. Bahkan sindiran-sindiran seperti, “jangan kelamaan deh” atau “nanti kamu menyesal lho”. Pernyataan semacam ini seharusnya tak perlu diucapkan. Menjadi orang tua itu pilihan, bukan kewajiban. Semua kembali kepada pribadi masing-masing. Karena banyak pasangan menikah, yang memang sengaja tidak merencanakan untuk memiliki momongan.

3. Belum Sempurna Kalau Belum Punya Anak

Percayalah, pernyataan semacam itu akan sangat menyakitkan bagi mereka yang belum dikaruniai anak. Seolah-olah, kasih sayang yang mereka beri kepada pasangan, keluarga, dan sahabat hanya membuang waktu, hanya karena alasan belum jadi ibu dan belum pernah punya anak. Memang, cinta kasih ibu kepada anak sangat besar, namun bukan berarti hubungan kasih sayang selain ibu-anak tak ada artinya. Cinta tetap cinta. Tak bisa dibanding-bandingkan.

4. Capekmu Belum Ada Apa-Apanya Dibanding Aku yang Sudah Punya Anak

Benar, merawat anak memang melelahkan, tapi bukan berarti teman Anda juga tidak capek. Mereka pun memiliki kesibukan sendiri, bekerja, dan yang lainnya. Ingat, walaupun mereka belum memiliki anak, bukan berarti mereka tak boleh capek, kan.

5. Kamu Beruntung Tidak Punya Anak

Sekilas kalimat tersebut seperti pujian, Anda iri dengan teman Anda yang bisa bepergian sesuka hati tanpa anak, tanpa beban. Namun sebenarnya tidak, mereka hanya basa-basi. Menyebalkan bukan, jika ada yang mengatakan seperti itu pada Anda.

6. Seandainya Aku Bisa, Tapi…

Komentar semacam ini sebelas dua belas dengan kalimat “kamu beruntung, tidak punya anak”. Seolah-olah mereka yang tak memiliki anak bebas melakukan apapun, sedangkan kita tidak. Coba pikirkan baik-baik, kenapa mengeluh jika memiliki anak sudah menjadi pilihan?

7. Kalau Kamu Tua, Siapa yang Akan Merawat?

Pertanyaan retoris ini sebenarnya menjebak. Yakin kalau kita punya banyak anak, mereka akan merawat kita saat kita tua nanti? Kalau jawabannya iya, selamat. Namun banyak di antara orang tua kita yang memilih merawat dirinya sendiri ketimbang hidup di panti jompo, karena anak-anak mereka sibuk.

8. Kamu Tidak Tahu Karena Kamu Tidak Punya Anak

Biasanya kalimat pamungkas ini digunakan mereka yang kekeuh dengan pernyataannya. Seolah-olah kita tidak mengerti posisi mereka yang sudah memiliki anak. Sebaiknya, hindari kalimat ini karena akan menyakiti perasaan teman Anda.(cr3/lya)