5 Mitos Lucu Seputar ASI

menyusui/ASI
ilustrasi
Ibu-Menyusui
Ilustrasi

POJOKSATU – Menjadi seorang ibu adalah anugerah terbesar bagi seorang wanita yang diberikan Tuhan. Setelah menjadi ibu, pastinya ingin memberikan ASI pada anak tercinta yang baru saja dilahirkan.

Pasca melahirkan pastinya banyak nasihat-nasihat yang diberikan oleh tetuah untuk ibu menyusui, namun harus anda ketahui bahwa terkadang semua itu adalah mitos seputar menyusui yang terkadang membingungkan.

Beberapa kami rangkum mitos lucu seputar menyusui:

1.Minum ASI Sendiri Agar ASI Banyak dan Lancar


Ternyata mitos yang sangat salah kaprah ini banyak dilakukan oleh para ibu muda, mitos yang mengatakan bahwa ibu yang menyusui harus meminum ASInya sendiri agar ASInya menjadi lancar dan banyak. Tahukah anda, faktanya untuk memaksimalkan produksi ASI seharusnya dilakukan dengan cara meningkatkan frekuensi menyusui dan memerah ASI.

Banyak sedikitnya ASI biasanya dipengaruhi oleh kondisi psikologis ibu dan konsumsi makanan. Minum kembali ASI perah sama sekali tidak berhubungan dengan produksi ASI.

2. ASI Sembuhkan Sakit Mata

Sungguh hal yang keliru jika ASI dikatakan dapat menyembuhkan sakit mata yang dialami bayi baru lahir. Faktanya, ASI tidak dapat sembuhkan sakit mata pada bayi.

Bayi yang baru lahir sampai usianya kurang lebih 3 bulan biasanya mata sang bayi akan berair dan belekan, hal ini terjadi karena ada saluran air mata yang belum terbuka. Anda bisa membersihkan mata bayi dengan menggunakan kapas yang dicelupkan dalam air hangat, bukan mengoleskan ASI ke mata bayi.

3. Makan Pedas dan Minum Es akan Pengaruhi Kualitas dan Rasa ASI

Tidak benar jika ada yang mengatakan ibu menyusui tak boleh makan pedas atau minum air dingin karena dapat mempengaruhi rasa ASI atau kualitas ASI, yang bisa menyebabkan kesehatan pencernaan bayi terganggu.

Faktanya adalah apa yang dimakan oleh ibu yang menyusui, akan dirasakan pula oleh bayi lewat ASI. Namun, tidak 100% sama dengan makanan hanya  samar-samar  dan hanya bertahan paling lama 8 jam. Makanan pedas atau minuman dingin hanya akan berpengaruh terhadap ibu itu sendiri.

4. Ibu Sakit Tak Boleh Menyusui

Jika ibu sakit, bayi bisa tertular penyakit ibu lewat ASI, Mitos yang satu ini juga tak benar, mengapa? Hal ini karena ASI secara alamiah telah mengandung antibodi untuk mencegah penularan virus dan bakteri pada bayi.

Misalnya, ibu yang sedang sakit flu tidak akan menularkan sakitnya pada bayi lewat ASI, atau sakit ringan biasa. Kecuali Anda terinfeksi virus HIV/Aids atau hepatitis. Dua contoh penyakit ini bisa ditularkan melalui ASI.

5. Setelah Berhubungan Intim, Kualitas ASI Tak Baik

Mitos yang mengatakan jika seorang ibu menyusui kualitas ASInya tidak baik bagi bayi setelah berhubungan suami istri. Padahal kenyataannya, berhubungan suami istri dapat meningkatkan kinerja hormon oksitosin dan memperlancar ASI. (zul)