Cara Jadi Penulis Hebat Dengan SBMB

Pelatihan kepenulisan SBMB. dok: pojoksatu.id

 

Pelatihan kepenulisan SBMB. dok: pojoksatu.id
Pelatihan kepenulisan SBMB. dok: pojoksatu.id

POJOKSATU – Tahukah anda bahwa menulis memiliki banyak manfaat? Beberapa contohnya adalah menulis bisa membantu kita mengekspresikan perasaan melalui tulisan, juga membantu kita untuk merelaksasi fikiran.

Antusiasme menulis ternyata tidak terbatas pada kaum muda saja, faktanya banyak anak-anak dan orangtua yang memiliki antusias dan semangat yang sama.

Sejumlah pemuda yang mencintai dunia kepenulisan mendirikan sebuah komunitas kepenulisan yang diberi nama “Saya Bisa Menulis Buku” (SBMB) untuk mewadahi para penulis yang ingin berkarya.


Komunitas ini didirikan beberapa bulan lalu dan sudah melahirkan sebuah buku antologi cerpen berjudul “Saya Bisa Membahagiakan bunda”.

Deejay Supriyanto, penulis senior sekaligus merangkap sebagai pembina komunitas menulis ini mengatakan bahwa komunitas ini dibuat bukan hanya untuk melahirkan para penulis baru, tapi juga untuk memberikan manfaat menulis bagi khalayak umum, khususnya bagi muda-mudi saat ini agar lebih kreatif dan inovatif dalam berkarya.

Pelatihan kepenulisan SBMB. dok: pojoksatu.id
Pelatihan kepenulisan SBMB. dok: pojoksatu.id

Lahirnya komunitas menulis SBMB ini sangat mendapat apresiasi dari berbagai kalangan, khususnya para orangtua dan para muda-mudi.

Dosen Binus University, Drs. Ade Fadli, Msc mengatakan bahwa komunitas ini sangat bagus untuk diikuti oleh pemuda maupun orangtua, karena selain mengajarkan cara menulis dengan baik, komunitas ini menjamin siswanya untuk menerbitkan karya-karya mereka.

“Komunitas ini harus didukung karena ini baik untuk mengasah kemampuan menulis anak dan orangtua,” ujar Ade.

Komunitas yang sudah beberapa kali menggelar pelatihan kepenulisan dan sering mengisi acara diberbagai momen kepenulisan ini telah memiliki beberapa cabang di Indonesia, beberapa diantaranya adalah di Kota Jakarta, Bogor, Semarang, Riau, Medan, Bekasi, Depok, Lampung. Komunitas ini juga berencana akan membuka cabang di luar negeri, seperti Brunei Darussalam, Hongkong, dan Thailand.

Selain memberikan ilmu kepenulisan, komunitas ini pun menyediakan bank naskah bagi para penulis.

Ketua umum SBMB, Muhtarudin mengatakan komunitas ini telah memiliki ijin penerbitan buku sendiri.

“SBMB ini baru dan hadir dengan semangat ruh yang selalu muda. Alhamdulillah, SBMB juga  baru mendirikan penerbitan buku sendiri,” ungkap Muhtar saat ditemui di Launching SBMB kemarin, Sabtu (7/2).

Deejay Supriyanto juga menambahkan bahwa dengan menulis mampu memberikan nilai-nilai positif untuk diri sendiri maupun oranglain. (muh/zul)