Ini Manfaat Pelukan Bunda Bagi Si Kecil

Getty Images
Getty Images
Getty Images

POJOKSATU – Mengacu pada hasil penelitian di University of Virginia, bayi yang menghabiskan lebih dari satu malam tanpa ibunya dalam satu minggu, akan memiliki perasaan tidak aman lebih tinggi dibanding bayi yang menghabiskan lebih banyak malam bersama ibunya atau sekadar melihat ayahnya di siang hari. Penelitian ini dirasa penting karena meningkatnya jumlah orang tua yang hidup berpisah.

Dalam penelitian itu, tim peneliti mempelajari data dari 5.000 anak-anak yang menghabiskan satu malam atau lebih setiap minggu dan jauh dari pengasuh utama, termasuk ketika orang tua mereka tidak hidup bersama.  Sebanyak 43 persen bayi yang bermalam dengan ayahnya selama satu minggu, lebih merasa tidak nyaman dibanding saat mereka bersama ibunya.

“Dalam kasus perceraian, hakim sering membuat keputusan hak asuh anak tanpa mengetahui hal terpenting bagi anak secara psikologi,” kata penulis utama studi, Samantha Tornello, seperti dilansir laman Daily Telegraph, Rabu (4/9).

Ia menambahkan, terdapat sesuatu yang bersifat abadi dan mendalam pada hubungan emosional antara bayi dan pengasuhnya, termasuk orang tuanya. Hubungan itu berkembang dalam tahun pertama perkembangan anak dan berfungsi sebagai dasar hubungan yang sehat di kemudian hari.


Samantha menambahkan, jauh lebih baik jika ibu atau ayah bisa menjadi pengasuh utama. Namun, idealnya anak harus berada dalam perawatan pengasuh yang penuh kasih sayang serta perhatian, terutama saat malam hari ketika ada gangguan saat ia tertidur.

“Kami ingin anak-anak dekat dengan kedua orang tuanya tapi pada kasus perceraian, setidaknya anak memiliki satu sistem terbaik yang membuat ia merasa nyaman,” pungkas Samantha.(fny/jpnn/zul)