Ini Tips Aman Berkendara Saat Hujan

Kesadaran Berkendara. Foto JPNN.com
 Kesadaran Berkendara. Foto JPNN.com
Kesadaran Berkendara. Foto JPNN.com

POJOKSATU – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprediksi puncak musim hujan tahun 2015 jatuh pada awal Februari.

Bagi Anda yang tengah mengemudikan kendaraan, baik sepeda motor ataupun mobil, sebaiknya berhati-hati.

Traffic Management Centre (TMC) Polda Metro Jaya, Minggu (1/2) berbagi tips aman berkendara saat hujan.

1. Gunakanlah ban sepeda motor yang baik, dan tidak botak. Jika ban sudah botak dan licin permukaannya, sebaiknya segera diganti. Ban seperti itu sangat tidak nyaman untuk dipakai, apalagi saat musim hujan.


Ban licin atau botak bisa menyebabkan kecelakaan. Kalau kedalaman alur sudah kurang dari 2 mm, sebaiknya bannya diganti. Dan pakailah ban yang kembangannya mampu menyalurkan aliran air ke bagian luar. Sebab, kalau alur kembangannya ke dalam, maka itu akan mengotori mesin.

2. Turunkan tekanan ban. Saat hujan, tekanan udara pada ban sebaiknya dikurangi. Sebab, dengan kondisi jalanan yang berair, maka tidak seluruh permukaan ban akan menempel pada aspal. Kondisi ini bisa membahayakan, dan roda gampang selip.

Untuk menghindari hal itu, maka tekanan udara ban sebaiknya diturunkan 3-5 psi. Dengan sedikit dikempiskan, maka permukaan ban yang menempel pada aspal akan semakin banyak, dan itu berguna untuk mengurangi terjadinya slip.

3. Sediakan selalu mantel atau jas hujan pada jok sepeda motor. Jas hujan atau mantel bisa yang model celana, ataupun yang model terusan. Tapi di saat musim hujan, mantel yang praktis sebenarnya model celana.

Sedangkan yang terusan, bisa mengganggu pengendara lain, karena sering berkibar-kibar di belakang. Kondisi ini bisa menyebabkan si pengendara akan mengalami kecelakaan.

4. Gunakan helm standar. Dengan menggunakan helm standar yang memakai penutup depan, maka air hujan tidak akan mengganggu pemandangan si pengendara.

5. Oleskan tembakau pada kaca helm. Tembakau rokok bisa dipakai untuk menghilangkan kumpulan air dan embun pada kaca helm. Derasnya air hujan sering kali, menghalangi pemandangan pengendara sepeda motor.

Apalagi kalau helm yang dipakai hanya helm biasa dan full face, maka hawa di dalam helm menjadi berubah dan itu menyebabkan kaca helm berembun. Dengan menaburkan sedikit tembakau rokok pada permukaan kaca helm, lalu kemudian dibersihkan, maka dijamin air tidak akan mengumpul pada satu tempat dan embun juga akan hilang.

6. Hidupkan lampu depan saat berkendaraan di musim hujan. Hal ini untuk menunjukkan kepada pengendara lain khususnya dari arah yang berlawanan agar tidak mengambil jalur lain dan tetap berada pada jalurnya. Selain itu, dengan dihidupkannya lampu depan, maka hal itu akan membantu pengemudi lain untuk selalu waspada. (joy/zul)