Waspada, Ini Bahaya Tato dan Tindik

Ilustrasi, Tato. dok: JPNN
Ilustrasi, Tato. dok: JPNN
Ilustrasi, Tato. dok: JPNN

POJOKSATU – Memiliki tato dan tindik dibeberapa bagian tubuh menurut sebagian orang adalah hal yang keren karena hal itu mampu membangun rasa percaya diri dan kebanggaan tersendiri bagi mereka yang senang dengan seni tato dan tindik.

Namun, tahukah anda? Menindik dan mentato bagian tubuh juga bisa sebabkan penyakit berbahaya. Mengapa demikian? Berikut adalah ulasannya.

Mentato dan menindik bagian tubuh secara sembarangan bisa merugikan kesehatan tubuh jika mentato dan menindik menggunakan jarum yang dipakai secara bersama-sama, karena jarum yang digunakan seharusnya selalu dijaga kesterilannya.

Hal ini juga mampu menyebabkan penyakit HIV AIDS karena jarum yang biasanya digunakan oleh tempat pembuat tato dan tindik menggunakan jarum yang tidak steril.


Selain itu, jarum yang tidak steril juga bisa menyebabkan infeksi yang bisa berujung pada ganguan kesehatan. Infeksi yang terjadi biasanya berupa, munculnya cairan di bagian tubuh yang berwarna bening atau kuning, hingga ada yang berwarna kuning gelap, cokelat, ataupun merah, serta mengeluarkan bentuk dan bau layaknya nanah.

Infeksi yang dibiarkan akan membuat kulit semakin parah dan memicu adanya gangguan lain pada tubuh, seperti kanker kulit. Untuk mencegah hal ini, perlu adanya tindak pencegahan dan deteksi dini, agar dapat mengetahui gejala terjadinya infeksi setelah mentato atau menindindik.

Jika setelah mentato atau menindik tubuh anda merasakan nyeri yang sangat berlebihan, terjadinya pembengkakan, demam, terdapat gari-garis merah memanjang dari lokasi tato dan tindik, keluarnya nanah dari pusat luka di lokasi tato atau tindik, serta panas di bagian tubuh yang bertato atau bertindik maka anda harus mewaspadai hal itu karena hal itu adalah tanda awal terjadinya infeksi akibat mentato dan menindik.

Periksalah segera ke dokter agar segera mendapatkan penanganan untuk mencegah infeksi yang lebih serius. (zul)