Cegukan Tanda Penyakit Kronis, Benarkah?

Ilustrasi Cegukan. Foto: ulfamvn.blogspot.com
Ilustrasi Cegukan. Foto: ulfamvn.blogspot.com
Ilustrasi Cegukan. Foto: ulfamvn.blogspot.com

POJOKSATU – Ketika anda sedang beraktivitas, pernahkah anda mengalami cegukan disela anda beraktivitas? Pastinya sebagian orang pernah mengalami cegukan. Lantas mengapa hal itu bisa terjadi? Dan bagaimanakah cara menghilangkannya?

Banyak orang menganggap cegukan adalah hal yang sangat biasa, padahal cegukan bisa menjadi tanda masalah yang terjadi pada tubuh, mulai dari masalah ringan hingga kronis seperti stroke.

Cegukan atau dalam istilah medis dikenal dengan nama singultus adalah keadaan dimana diafragma mengalami kejang secara tiba-tiba, sehingga menghasilkan suara cegukan. Biasanya kondisi ini bersifat sementara.

Cegukan dikategorikan menjadi tiga jenis berdasarkan durasinya yaitu cegukan ringan yang berlangsung selama tidak lebih dari 48 jam, cegukan serius yang berlangsung selama lebih dari 48 jam dan berlangsung selama beberapa hari dan yang terakhir adalah cegukan kronis yang berlangsung lebih dari sebulan.


Jika terjadi cegukan yang berlangsung berhari-hari hingga lebih dari sebulan, jangan anggap remeh karena itu tanda-tanda terjadinya ganguan pada sistem saraf pusat, gejala stroke, cedera organ tubuh, penurunan fungsi ginjal hingga masalah kesehatan mental.

Cegukan bagi beberapa orang sangat mengganggu, anda bisa mencubit hidung dan menahan napas, berkumur dengan air, minum air dingin, atau menggigit buah lemon untuk menghentikan cegukan ringan.

Anda juga bisa mencegah cegukan dengan cara menghindari makanan pedas, minuman bersoda, alkohol dan merokok. (zul)