Keroyok Perempuan Ini, Farhat Abbas Dipolisikan

Silvi Shofawi Hayz
Silvi Shofawi Hayz
Silvi Shofawi Hayz

POJOKSATU – Pengacara kontroversial Farhat Abbas kembali membuat berita heboh. Kali ini mantan suami Nia Daniati itu dituduh telah menganiaya seorang perempuan bernama Silvi Shofawi Hayz di sebuah toko di Jalan Pajajaran, Senin (26/1). Selain itu, Farhat dan dua orang pria yang saat itu bersamanya juga melakukan pengeroyokan.

Peristiwa tersebut kini sudah ditangani Polres Bogor Kota. Dalam nomor laporan 80/1/2015/JBR/Polres Bogor Kota, Silvi dianiaya Farhat dan rekan-rekannya di Toko Jaya Makmur 2, Jalan Pajajaran, Bogor Timur, saat dia sedang berbelanja peralatan dapur.

Sebelum penganiayaan berlangsung, Farhat dituding mencari masalah dengan menyenggol kaki korban sebanyak empat kali dengan menggunakan sepatu durinya. Silvi mengaku tak mengetahui niat Farhat melakukan tindakan tersebut.

“Ibu Silvi Shofawi melapor bahwa dirinya dikeroyok dan dianiaya. Jika terbukti, maka terlapor dijerat Pasal 170 dan 352 KUHP,” jelas Kasat Reskim Polres Bogor Kota, AKP Aulia Djabar kepada Radar Bogor (Grup Pojoksatu), kemarin.


Pengakuan kakak korban, Mulyasari, Farhat diduga memukul dari belakang. Saat Silvi menengok ke belakang, terlihat paman Farhat, serta dua orang berbaju safari turut menyerang. “Orang itu katanya menarik kerah baju dan memegang tangan korban. Adapun Regina terlihat hendak melempar HP ke korban. Atas kejadian itu, korban menderita luka di tangan kanan, leher, dan pundak kanan,” tegasnya.

Tidak terima dituding telah melakukan penganiayaan, Farhat melaporkan balik Silvi. Dalam laporan Nomor: LP/79/I/2105/JBR/Polres Bogor Kota, dia melaporkan balik dengan tuduhan pengancaman.

Kepada petugas, Farhat menjelaskan, saat itu dia bersama Regina dan beberapa kerabatnya akan berbelanja di toko peralatan. Saat itu, menurut Farhat Abbas, dia melihat Silvi membawa pisau. Seorang saksi yang ada di lokasi mengingatkan Farhat agar berhati-hati.

“Dalam laporannya Farhat kemudian memotret terlapor (Silvi) yang sedang memegang sebilah pisau,” papar Aulia.

Masih kata Farhat dalam laporannya, tiba-tiba terlapor mengancam, menyerang, mendorong, dan mencekik leher pelapor. “Menurut Farhat, terlapor melakukan itu karena ada urusan pribadi sebelumnya,” ujarnya. Akibat peristiwa tersebut, Farhat merasa terancam dan mengalami luka di dada sebelah kanan dan hidung sebelah kiri.(rp4/ps)