Tertekan, Angelina Jolie Pidato Berapi-Api di Kamp Korban ISIS

Angelina Jolie. Foto : Rmol (Grup Pojoksatu)
Angelina Jolie. Foto : Rmol (Grup Pojoksatu)

POJOKSATU – Jika banyak selebriti Hol­lywood memilih datang ke Screen Actors Guild Awards (SAG Awards), Jolie justru mengunjungi korban ISIS. Angelina Jolie meminta para pemimpin dunia berbuat lebih banyak untuk mengakh­iri konflik di Suriah dan Irak. Pesan dari istri Brad Pitt yang menjadi utusan khusus dari Komisaris Tinggi PBB ini disampaikan saat dia mengun­jungi kamp pengungsi Kurdi di Dohuk, Irak Utara, kemarin pagi.

Setelah bersalaman dengan kerumunan orang yang me­nyambut kehadirannya, ibu enam itu memberikan pidato berapi-api.

“Terlalu banyak orang yang tidak bersalah membayar konflik di Suriah dan penyebaran eks­tremisme. Masyarakat interna­sional harus meningkatkan, dan melakukan hal lebih,” kata Jolie.

“Ini tidak cukup untuk mem­pertahankan nilai-nilai kita di rumah. Kita harus membela mereka di sini, di kamp-kamp dan di permukiman informal di Timur Tengah dan di kota-kota Irak dan Suriah yang hancur. Kami sedang diuji di sini, seba­gai masyarakat internasional, dan sejauh ini untuk semua upaya besar dan niat baik kami gagal,” sambung bintang Ma­leficent ini.


Lebih lanjut, Jolie mengaku tidak bisa melihat orangtua yang anak-anaknya diculik ISIS.

“Saya telah bertemu ibu yang anak-anaknya telah diculik oleh ISIL. Sebagai orangtua, saya tidak bisa membayangkan kengerian yang lebih besar. Mereka kewalahan dengan pikiran tentang apa yang terjadi pada anak-anak mereka. Tidak ada yang dapat mempersiapkan Anda untuk cerita mengerikan yang selamat dari penculikan, kekerasan dan eksploitasi. Ser­ta melihat bagaimana mereka semua tidak bisa mendapatkan bantuan yang mereka butuhkan dan layak,” tandasnya.

Belakangan Jolie memang aktif di bidang kemanusiaan. Setelah lebih dari 30 tahun men­jalani profesi pemain film, baru-baru ini ia mengungkapkan, selama ini dirinya tertekan.

“Sebagai seorang artis, Anda belajar tentang karakter yang akan Anda mainkan dan Anda memahami gambaran keseluru­han dari setiap film yang sedang Anda kerjakan, tapi ada begitu banyak hal yang bukan bagian dari diri Anda,” ujar Jolie.

Dari pada berakting di de­pan kamera sebagai artis, ia lebih menyukai duduk sebagai sutradara.

“Rasanya, tak terhitung berapa kali saya merasa frusta­si dengan film-film yang saya bintangi. Saya merasa tidak terhubung dengan mereka atau tidak melihat film itu sama sekali.” (rmol/ps)