Hati-hati, Larangan Orangtua Buat Anak Phobia

Foto: Istimewa
Foto: Istimewa

POJOKSATU – Peran orang tua dalam perkembangan seorang anak sangat dibutuhkan, terlebih dalam kehidupan sehari-hair, seorang anak pastinya akan selalu membutuhkan orang tuanya untuk membantunya melewati masa-masa bertumbuhnya.

Saat ini, sering sekali para orangtua mengabaikan perkembangan psikologis seorang anak. Banyak sekali orangtua kerap melarang anaknya melakukan sesuatu yang dirasa membahayakan. Namun hati-hati bisa jadi larangan tersebut membuat anak menjadi fobia.

Anggota Big Family Hynotist & Hypnotherapy (BFH2) Moch. Syamsul Ma’arif mengatakan sesuai pengalamannya menangani klien, ditemukan fobia yang disebabkan oleh larangan di masa lalu.

“Ketakutan anak bisa jadi ada masalah di masa lalu, ada kasus klien yang mengatakan fobia tangga atau ketinggian karena masa lalunya dia dilarang orangtuanya karena selalu dibilang itu bahaya,” ujarnya saat berbincag dengan Gobekasi (grup pojoksatu.id) di Grand Wisata, Tambun Selatan, Minggu (18/1).


Kasus lain, lanjut Symasul, yaitu anak yang mudah sakit akibat air hujan tetapi tidak bereaksi ketika mandi dengan air shower.

“Air shower dan air hujan kalau dilihat sama kan, keduanya jatuh ke kepala. Tetapi karena orangtua sering mengatakan jangan kena hujan nanti flu, batuk, pilek maka itu akan benar dan terus terjadi, orangtua figur otoritas anak sehingga mudah sekali diterima perkataannya,” terangnya.

Menurutnya, bila hal tersebut sudah terlanjur terjadi, fobia dapat disembuhkan dengan hipnoterapi klinis.

“Sesuai dengan izin klien hipnoterapis akan masuk ke dalam pikiran bawah sadar, kemudian mencari akar masalahnya setelah itu dinetralkan emosi negatifnya hingga fobia tersebut hilang,” katanya.

Pakar Mind Technology ini menambahkan sebaiknya orang tua mulai merubah cara bicara, dengan memberikan sugesti positif.

“Kalaupun mau melarang sebaiknya dengan kata-kata yang tidak terlalu tertanam dalam otak seperti selalu mengatakan jangan itu bahaya, tetapi lebih dijelaskan alasan jelasnya,” tandasnya. (cr19/ps/zul)