Gaun Bermain Cutting dengan Kain Cantik

MENARIK PERHATIAN: Karya Karla Jasmin Angkawidjaya dan Ariska Meliana Chandra yang diperagakan dua model. Foto: Angger Bondan/Jawa Pos
MENARIK PERHATIAN: Karya Karla Jasmin Angkawidjaya dan Ariska Meliana Chandra yang diperagakan dua model. Foto: Angger Bondan/Jawa Pos
MENARIK PERHATIAN: Karya Karla Jasmin Angkawidjaya dan Ariska Meliana Chandra yang diperagakan dua model. Foto: Angger Bondan/Jawa Pos

POJOKSATU – Beberapa rancangan dengan aneka cutting menarik dan berani muncul pada awal 2015. Misalnya, baju dengan sentuhan berkelas nan menggoda rancangan Karla Jasmin Angkawidjaya. Konsep gaun avant-garde kaya detail yang kerap mewarnai rancangannya mulai disisihkan.

Dia beralih untuk melahirkan rancangan yang menonjolkan keseksian pemakai dengan cutting sederhana, tetapi berkelas.

’’Biar tampilannya enggak biasa, saya bermain di potongan dan tekstur kain. Ya, sedikit memamerkan lekuk tubuh juga,’’ terang Karla yang juga berpartner dengan Ariska Meliana Chandra.

Busana ready-to-wear tersebut diakui baru digarap sejak lima bulan lalu. Itu dikarenakan banyak permintaan dan peminat pakaian yang tampil sederhana, namun bisa mencuri perhatian.


Misalnya, busana untuk cocktail party berbahan jacquard. Busana itu didesain dengan tampilan mini dress selutut. Tekstur alami material kain menjadi salah satu kelebihannya.

Tidak ingin bermain banyak detail, Karla pun tinggal memanfaatkan kelebihan tersebut dengan sedikit polesan. ’’Kainnya itu sudah keren. Jadi, main di cutting saja,’’ sambung pemilik Sposarika itu.

Agar tampil stunning, dia memberi potongan terbuka di bagian pinggang. Tambahan kain berbahan net putih digunakan untuk melapisi cutting pinggang tersebut. Selain di pinggang, sisi feminin kian terpancar lewat model lengan sleeveless.

Untuk mengimbangi kesan polos, ibu dua anak itu membubuhkan detail drapery atau efek kain berlipat-lipat. ’’Jadinya bervolume,’’ katanya.

Sementara itu, rancangan kedua berupa setelan jumpsuit hitam bergaya maskulin. Kain berbahan silk duchess tersebut juga punya potongan sederhana. Namun, di bagian dada diberi taburan bebatuan, swarovski, batu alam, serta payet tebu.

Duet alumnus Desain Interior UK Petra itu dengan Ariska tersebut melahirkan hasil apik lewat kain organza senada di bagian pinggang.

’’Kami buat semacam P-plump biar ngembang,’’ paparnya. Kesan gelombang bak ombak itu didapat dari teknik potongan satu lingkar menyamping sebagai pemanis yang dekoratif.

Rancangannya tersebut juga pas digunakan untuk acara formal atau nonformal. ’’Dan lagi, pakaiannya juga bisa beberapa kali. Soalnya desainnya enggak mencolok,’’ imbuh Ariska yang jago make-up. (bir/c19/tia)