Dipindah ke Panti Rehab, Fariz RM Ikuti Serangkaian Pemeriksaan

Ilustrasi
Fariz RM diciduk polisi
Fariz RM diciduk polisi

POJOKSATU – Permintaan keluarga Fariz RM melalui kuasa hukumnya agar kliennya direhabilitasi, akhirnya dikabulkan Kapolres Jakarta Selatan. Semalam Rabu (7/1/2015) pukul 23.00 WIB, musisi ini dipindah ke panti rehabilitasi di kawasan Lebak Bulus, Jakarta Selatan.

Pemindahan Fariz ke panti rehab, selain menjalani pemeriksaan juga akan dilakukan detoktifikasi untuk menghilangkan ketergantungan pada narkoba.

“Fariz betul sudah dipindah ke panti rehab. Di sana dia (Fariz RM) harus menjalani detoksifikasi dan mengobati ketergantungannya. Dia ketergantungan itu yang harus dibuang,” kata Syafri Noer, Kamis (8/1/2014).

Diakui Syafri, pihaknya sudah mengantongi izin Kapolres Jakarta Selatan. Musisi yang terkenal dengan single Sakura dan Barcelona itu tidak mendapatkan perlakukan khusus.


“Tidak ada perlakuan khusus, layaknya penghuni lain di panti rehab. Begitu masuk dia melakukan serangkai pemeriksaan awal untuk menghilangkan ketergantungannya,” tandasnya.

Seperti diketahui musisi senior ini kembali tersandung kasus narkoba untuk kedua kalinya. Dimana sebelumnya pada 28 Oktober 2007 ditangkap polisi karena narkoba, dengan barang bukti 1,5 linting ganja seberat 5 gram, ia pun divonis delapan bulan penjara.

Pada Selasa (6/1/2015) pukul 02:00 WIB dini hari, Fariz RM kembali ditangkap Tim Satuan Narkoba Polres Jakarta Selatan dikediamanya Jalan Camar, Bintaro Jaya, Tangerang Selatan. Dari tempat kejadian perkara pihak kepolisian mengamankan barang bukti berupa satu paket psikotropica jenis heroin dan narkotika jenis ganja serta alat hisap sabu (bong), alumunium foil dan korek api.

Bahkan dari hasil pemeriksaan tes urine, paman Sherina Munaf ini terbukti positif ganja, sabu dan heroin. Ia pun dikenakan tiga pasal sekaligus yakni pasal 111, 112, 114 UU Narkoba. Fariz pun terancam hukuman empat tahun penjara. (lya)