Serumah, Istri Fariz RM Tak Tahu Suaminya Pakai Narkoba

Fariz RM
Fariz RM
Fariz RM

POJOKSATU – Sebagai istri dan tinggal serumah dengan Fariz RM, namun Oneng Diana mengaku tidak tahu kalau suaminya masih aktif mengkonsumsi narkoba. Tentunya ini mengherankan, karena saat penangkapan terjadi musisi senior tersebut sedang asyik menghisap ganja di ruang tengahnya sambil bermain gitar, dan ditemukan barang bukti berupa ganja yang ditemukan di atas asbak.

“Istrinya juga nggak tahu kalau Fariz RM memakai (narkoba) lagi,” ungkap kuasa hukum Fariz RM, Syafri Noer di Polres Jakarta Selatan, Rabu (7/1/2015).

“Sempat kami tanyakan ke pihak istri, terakhir kapan Fariz pakai? Dari pihak ibu Oneng tidak tahu. Pak Fariz juga mengatakan nggak pakai, hanya karena saat ulang tahun saja,” lanjutnya.

Ia menuturkan, saat penangkapan terjadi istri kliennya tersebut (Oneng) sedang berada di kamar tidur. Sementara Fariz ditemani rekannya. Pria yang tak disebutkan namanya ini sempat ditangkap polisi, namun dilepaskan.


“Beliau (Oneng) sudah tidur. Fariz sedang main musik bersama temannya. Saat kejadian, penyidik datang menangkap ada satu orang laki-laki. Alhamdulillah, sudah dikeluarkan semalam,” jelas Syafri.

Seperti diketahui musisi senior ini kembali tersandung kasus narkoba untuk kedua kalinya. Dimana sebelumnya pada 28 Oktober 2007 ditangkap polisi karena narkoba, dengan barang bukti 1,5 linting ganja seberat 5 gram, ia pun divonis delapan bulan penjara.

Pada Selasa (6/1/2015) pukul 02:00 WIB dini hari, Fariz RM kembali ditangkap Tim Satuan Narkoba Polres Jakarta Selatan dikediamanya Jalan Camar, Bintaro Jaya, Tangerang Selatan. Dari tempat kejadian perkara pihak kepolisian mengamankan barang bukti berupa satu paket psikotropica jenis heroin dan narkotika jenis ganja serta alat hisap sabu (bong), alumunium foil dan korek api.

Bahkan dari hasil pemeriksaan tes urine, paman Sherina Munaf ini terbukti positif ganja, sabu dan heroin. Ia pun dikenakan tiga pasal sekaligus yakni pasal 111, 112, 114 UU Narkoba. Fariz pun terancam hukuman empat tahun penjara. (lya)