Penyanyi Dangdut Erotis Dicekal di Kendal

5167551_20140218043935
Penyanyi dangdut goyang erotis

POJOKSATU – Pengurus DPC Persatuan Artis Musik Melayu Dangdut (PAMMI) Kendal bertekad menghilangkan goyang erotis penyanyi dangdut. PAMMI bakal mencekal penyanyi yang masih menggunakan goyangan erotis dan menjurus ke pornoaksi.

“Bergoyang sih boleh asal tidak erotis, lebih lagi mengarah ke pornoaksi,” kata Ketua DPC PAMMI Kendal Bambang Dwiyono di sela-sela pelantikan koordinator wilayah PAMMI periode 2014-2019 di Weleri kemarin.

Dilansir Radar Pekalongan (Grup Pojoksatu.id), Sabtu (27/12), Bambang mengatakan musik dangdut tanpa goyang kurang gayeng. Namun goyang yang ada di musik dangdut tidak boleh berlebihan sampai menjurus erotis dan pornoaksi.

“Dari segi kostum yang dikenakan penyanyi kalau perlu kami tertibkan agar tidak terkesan minim,” ujarnya.


Menurut Bambang saat ini ada sekitar 30 grup dangdut yang ada di Kendal. Sebagian grup dangdut sudah banyak yang sering tampil di luar daerah. Seperti, OM Danesta dan Sansekerta sudah sering tampil di luar daerah terutama di Jepara.

“Saat ini penyanyi asal Kendal Novi KDI sudah menjadi pengurus PAMMI Pusat,” ungkapnya.

Ketua Panitia Muhammd Fatoni mengungkapkan koordinator wilayah yang dilantik bertugas membantu kinerja DPC PAMMI. Dia mengaku semua wilayah eks kawedanan sudah memiliki kepengurusan. (nur/jpnn)