Arkeolog Temukan Sejuta Mumi di Komplek Ini

Arkeolog memperlihatkan mumi
Arkeolog memperlihatkan mumi
Arkeolog memperlihatkan mumi

POJOKSATU – Para arkeolog menemukan makam mumi di Kompleks pemakaman kuno,  The Fag el-Gamous, Faiyun, wilayah yang terletak 96 kilometer arah selatan Kairo, Mesir. Para arkeolog telah melakukan penggalian dan mengangkat 1.700 mumi dari kompleks pemakaman tersebut.

Para ilmuwan yakin mumi di kompleks itu jumlahnya sekitar satu juta lebih. Sebab, mumi-mumi itu tertanam secara bertumpuk dalam lapisan kapur hingga kedalaman sekitar 22,9 meter.

“Kami cukup yakin kita menemukan lebih dari satu juta kuburan dalam pemakaman ini. Ini besar dan padat,” tutur Profesor Kerry Muhlestein, direktur proyek penggalian di Brigham Young University, Utah, Amerika Serikat, seperti dilansir Daily Mail, Kamis (18/12).

Para arkeolog yakin mumi-mumi itu dikubur sekitar 1.500 tahun silam, antara abad ke-1 dan abad ke-7 masehi, saat mesir berada dalam kekuasaan Kekaisaran Roma dan Bizantium. Tak seperti mumi-mumi yang ditemukan sebelumnya, mumi di kompleks ini sepertinya merupakan warga biasa daripada anggota kerajaan atau tokoh masyarakat.


Yang membingungkan para akeolog adalah dari mana asal mumi-mumi ini. Sebab, permukiman di sekitar kompleks makam ini, Philadelphia, merupakan kota kecil yang diyakini masyarakatnya tak sebanyak mumi yang terkubur itu.

Sejumlah mumi aneh ditemukan di lokasi ini. Termasuk, mumi laki-laki dengan tinggi sekitar 213 centimeter. Mumi-mumi ini juga terpisah atau berkelompok berdasarkan warna rambut. Satu kelompok ditemukan dengan rambut berwarna pirang, yang lainnya berwarna merah.

Mumi-mumi banyak yang tak dihilangkan bagian organ dalamnya, sebagaimana lazim dilakukan dalam proses mumi di Mesir. Mumi-mumi ini juga tak terbungkus kain kafan, sebagaimana mumi anggota kerajaan sebagaimana banyak ditemukan sebelumnya.

“Mumi ini dibungkus indah dengan jubah dan dengan bungkus-bungkus bagus lainnya,” tutur Muhlestein. (one/dream.id)