Pengidap Aids di Cianjur Capai 500 Orang

Security Kota Bunga merazia belasan wanita beberapa waktu lalu. Foto Farhan/Radar Cianjur/pojoksatu.id
Security Kota Bunga merazia belasan wanita beberapa waktu lalu. Foto Farhan/Radar Cianjur/pojoksatu.id
Security Kota Bunga merazia belasan wanita beberapa waktu lalu. Foto Farhan/Radar Cianjur/pojoksatu.id

POJOKSATU – Sekretaris Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Kabupaten Cianjur Hilman menjelaskan, lonjakan pengidap HIV/AIDS itu tahun ini tergolong sporadis. Pasalnya, hampir setiap kecamatan ada
“Pengidap HIV/AIDS di Cianjur Utara berpotensi terus melonjak dibandingkan tahun lalu. Terlebih, kini ajang prostitusi mulai bergejolak di kawasan Kota Bunga,” tuturnya.

Sejak Mei 2014, jumlah pengidap HIV/AIDS sudah mencapai 454 orang. Diprediksi hingga akhir tahun bisa di atas 500 orang.
Dirinya mengaku, berdasarkan tim informasi kesehatan kondisinya saat ini hampir semua Kecamatan di Kabupaten Çianjur terjangkit HIV/AIDS. Namun, Kecamatan Cipanas, Pacet, dan Cianjur masih mendominasi.

“Tiga kecamatan ini, berdasarkan data diatas 50 orang. Jelas daerah ini masih menjadi sorotan kami,” tuturnya.

Dia menilai aktivitas gonta-ganti pasangan masih tinggi. Malah ada di antara pengidap HIV/AIDS itu masih berusia remaja.
“Kami baru ada informasi, dari tokoh masyarakat penyebaran HIV/AIDS. Makanya kami terus melakukan pencegahan penyakit,” terangnya.


Pihaknya mengaku, daerah tersebut sangat berpotensi besar penyebaran HIV/ AIDS. Sehingga butuh kewaspadaan juga. “Banyak tempat pelacuran, tentunya itu bahaya. Sangat disayangkan tempat prostitusi itu tidak ditutup,” tuturnya. (fhn)