Menhub Optimis, Para Artis Co Branding juga Optimistik

Menteri Perhubungan Budi Karya Samadi. (sumber foto : infonawacita.com)
Menteri Perhubungan Budi Karya. (sumber foto : infonawacita.com)

“Incorporated, saling mempromosikan, saling mengendors. Sama-sama bertekat mewujudkan target,” kata Menpar Arief Yahya.


Menpar mengatakan, semangat bersama memang sudah menjadi hal yang harus dilakukan.

Sebagai rapat pamungkas di tahun ini, Kemenpar akan menyempurnakan semangat Indonesia Incorporated itu dalam tema “Visit Wonderful Indonesia (VIWI) 2018”.


Menyempurnakan berbagai ide maupun strategi-strategi jitu guna mendatangkan target 17 juta kunjungan wisatawan mancanegara di tahun 2018.

Menpar menegaskan, bahwa pariwisata oleh Presiden Joko Widodo telah ditetapkan sebagai leading sector perekonomian bangsa.

Karena itu begitu telah ditetapkan, seluruh kementerian/lembaga harus dapat mendukung keberadaan pariwisata dengan baik.

“Indonesia masuk dalam Top 20 the fastest growing in the world. Kita tumbuh 24 persen dibanding pasar regional dan global pariwisata. Artinya ketika kita tumbuh lebih cepat dari market, maka share kita juga akan naik,” ujar Menpar Arief Yahya.

Kendati demikian kenaikan tersebut, Indonesia masih kalah dengan Vietnam yang tumbuh sebesar 25,2 persen.

“Kita harus akui kita kalah dari Vietnam, tapi intinya pariwisata kita bisa menjadi yang terbesar dan terbaik. Terlihat dari banyaknya penghargaan dan sumbangan devisa yang besar. Mengalahkan CPO. Pariwisata kita begitu besar, begitu hebat tanpa perlu heboh-heboh seperti indstri lain,” ujar Menpar.

Guna menunjang pariwisata di tahun 2018, Menpar mengatakan Indonesia Incorporated juga perlu diperkuat.

Semangatnya salah satunya dengan melakukan benchmarking dengan negara-negara pesaing. Seperti Jepang, Malaysia dan Thailand.

Jepang misalnya, yang dalam dua tahun berhasil meningkatkan tingkat kunjungan wisatawanya dari 10 juta menjadi 20 juta.

“Itulah Jepang, berhasil menaikkan kunjungan wisatawan,” kata Menpar.