Buyers Antusias, Macau Jadi Potensi Baru Pariwisata Indonesia

Sales Mission (SM) di Macau yang digelar Kementerian Pariwisata (Kemenpar) berjalan sukses. Itu setelah, Kementerian di bawah komando Arief Yahya itu berhasil mendatangkan dan memukau 42 Buyers di Hotel Royal Macau, Selasa 12 Desember 2017. (FOTO : Instagram Kemenpar RI)

Hal senada juga diungkapkan oleh Iwan Sitompul (Mahamaya). Kata Iwan, menjual di pasar Tiongkok maupun pasar China Daratan adalah momentum semua sellers untuk berkreasi dalam membuat paket yang menarik untuk datang ke Indonesia.


“Poinnya adalah, negara kita memiliki semuanya, dan masyarakat Macau juga suka semuanya untuk berwisata. Daya beli mereka sangat tinggi loh, jadi berapapun mereka akan bayar. Nah, pasar yang seperti ini harus ditawarkan semuanya karena kita punya semuanya,”kata Iwan.

Iwan menyebutkan, beberapa hal yang ditanyakan buyers adalah diving, golf, alam, adventure, dan masih banyak lagi.

“Dan mereka juga sangat suka dengan pulau serta bentuk Villa yang dimiliki kita. Kami juga tidak lupa menjelaskan kepada mereka bahwa Aktifasi Gunung Agung tidak menjadi kendala, semua baik-baik saja, semua pihak terkait juga sudah menyatakan semua baik-baik saja. Jadi silahkan datang ke Indonesia,” kata Iwan yang hari itu sangat fokus mempromosikan Lombok.


Sementara itu, Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran Pariwisata Mancanegara Kementerian Pariwisata (Kemenpar) Profesor I Gde Pitana didampingi Asisten Deputi Bidang Pengembangan Pasar Asia Pasifik Kemenpar Vinsensius Jemadu mengatakan, SM di Macau ini merupakan momentum untuk melebarkan sayap Wonderful Indonesia ke Macau.

“Melalui acara ini diharapkan makin banyak publik Macau yang mengenal Indonesia dan berujung pada meningkatnya jumlah wisatawan Macau ke Indonesia,”kata Pitana yang juga diamini Vinsensius.

Menteri Pariwisata Arief Yahya menyambut baik kabar dari Macau. Semua promosi Wonderful Indonesia dalam kegiatan apapum dinilai sangat penting mengingat sejumlah faktor mendukung untuk bisa menarik wisatawan Macau ke Indonesia.

Antara lain letak geografis yang tidak terlalu jauh dan ketertarikan wisatawan Macau terhadap daya tarik dan destinasi wisata yang dimiliki Indonesia.

“Macau itu termasuk Great China, saat ini sedang menjadi fokus pasar pariwisata Indonesia. Great China meliputi Tiongkok, Hong Kong, Macau dan Taiwan. Macau memang merupakan salah satu pasar potensial,” kata Menpar Arief Yahya.

Dia menyebutkan, berdasarkan data International Luxury Travel Market Asia (ILTMA), wisatawan dari Great China menduduki ranking pertama di pasar belanja global.

ILTMA mencatat rata-rata wisatawan China membelanjakan uang hingga 1.139 dolar AS per perjalanan atau setara Rp 15 juta pada kurs Rp 13.476 per dolar AS.

“Ini berarti, sangat wajar kalau pemerintah membidik serius wisatawan Great China, termasuk Macau ini,” tambahnya.

Pemerintah sendiri menargetkan jumlah kunjungan yang besar dari negara-negara Great China di tahun ini.

Yakni China ditargetkan bisa menyumbang wisman sebanyak 2.037.000 orang, Taiwan sebanyak 284.000 orang, dan Hongkong dan Macau 132.000 orang.