Sarjana Ekonomi Kota Batam Komit Bangun Pariwisata

Semangat membangun sektor pariwisata  juga ditunjukkan oleh Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia (ISEI) Kota Batam.
Semangat membangun sektor pariwisata  juga ditunjukkan oleh Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia (ISEI) Kota Batam.

Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Kepulauan Riau, Gusti Raisal Eka Putra, sebagai salah satu pembicara mengatakan, Kota Batam memang butuh sumber-sumber baru yang dapat menarik wisatawan.


Dan tidak hanya sampai disitu, sumber-sumber baru tersebut agar dapat memperpanjang length of stay wisatawan.

“Sehingga bisa lebih panjang sampai enam hari. Dan pariwisata bisa kita rekomendasikan untuk mendorong ekonomi kota Batam,” kata dia.

Deputi Bidang Pengembangan dan Pemasaran Pariwisata Nusantara, Kementerian Pariwisata Esthy Reko Astuti mengatakan, Presiden Joko Widodo telah menempatkan pariwisata sebagai leading sector pembangunan nasional.


Pariwisata menjadi sektor prioritas, bahkan pariwisata menjadi core economy republik ini ke depan.

“Karena komoditas yang paling sustain dan menyentuh langsung masyarakat dengan performance ekonomi yang meningkat setiap tahunnya menanjak, hanyalah pariwisata,” ujar Esthy didampingi Kepala Bidang Promosi Wisata Pertemuan dan Konvensi Kemenpar, Eddy Susilo.

Dengan komitmen yang tinggi dari Presiden tersebut tentunya dibutuhkan dukungan dari semua pihak.

Tidak ketinggalan berbagai pihak termasuk asosiasi seperti Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia Kota Batam yang menyelenggarkan seminar pariwisata.

“Kami harapkan tentunya kota Batam punya komitmen yang kuat dalam membangun pariwisatanya. Terlebih Batam memiliki kekayaan budaya, kuliner yang dapat menjadi modal besar dalam menarik wisatawan baik mancanegara dan nusantara,” kata Esthy.

Menteri Pariwisata Arief Yahya selalu mendorong pengembangan-pengembangan yang ada di Kota Batam.

Letaknya yang strategis, dekat dengan Singapura dan Malaysia membuat Kota Batam dan Kepulauan Riau secara keseluruhan punya peranan yang besar dalam menarik wisatawan.

“Dibutuhkan kreativitas dan semangat kerja bersama agar benar-benar dapat menjadikan pariwisata sebagai leading sector perekonomian nasional, termasuk kota Batam,” ujar Menpar Arief Yahya.

(dia/pojoksatu)