Sarjana Ekonomi Kota Batam Komit Bangun Pariwisata

Semangat membangun sektor pariwisata  juga ditunjukkan oleh Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia (ISEI) Kota Batam.
Semangat membangun sektor pariwisata  juga ditunjukkan oleh Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia (ISEI) Kota Batam.


POJOKSATU.id, Batam – Semangat membangun sektor pariwisata  juga ditunjukkan oleh Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia (ISEI) Kota Batam.

Bekerja sama dengan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Batam serta didukung Kementerian Pariwisata, ISEI menggelar seminar terkait pariwisata, Senin (11/12) di Aula kantor Walikota Batam.

Seminar mengangkat tema “Optimalisasi Potensi Pariwisata Batam Sebagai Industri Pariwisata yang berkelanjutan”, dengan menghadirkan sejumlah pembicara.


Diantaranya perwakilan Bank Indonesia, BP Batam, Batam Tourism Polytechnic, Kadin Kota Batam dan lainnya.

Sementara hadir sebagai peserta 100 orang dari berbagai unsur stakeholder pariwisata (unsur pentahelix).

Ketua Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia Kota Batam, Pebrialin mengatakan, ISEI sebagai mitra pemerintah merasa punya tanggung jawab untuk ikut mengangkat dan mengembangkan potensi pariwisata di Kota Batam.

“ISEI ingin memberikan pemikiran konstruktif untuk membangun perekonomian di kota Batam,” ujar Pebrialin.

Ia mengatakan, berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), dalam triwulan IV tahun 2017 ini, secara keseluruhan pertumbuhan ekonomi di Kepulauan Riau melambat.

Pertumbuhan ekonomi di Kepri diperkirakan hanya menguat 1,9 persen dari tahun 2016 yang sebesar 5,03 persen.

“Saat ini sektor pariwisata, termasuk akomodasi dan makanan didalamnya menyumbang Rp 2,8 triliun. Berada di posisi enam. Sehingga tentu masih bisa diperkuat,” ujarnya.

Karena itu melalui diskusi dan seminar ini diharapkan dapat merumuskan satu pemikiran bagaimana sektor pariwisata dapat mendorong pertumbuhan ekonomi di Kota Batam.

“Dari posisi enam, kita dorong, kita optimalkan sektor pariwisata,” kata dia.

Menurutnya membangun pariwisata tidaklah hanya menjadi tugas pemerintah. Membangun pariwisata adalah pekerjaan yang berat karena itu dibutuhkan kerja sama atau semangat incorporated.

“Bagaimana pariwisata ini dapat mendorong investasi, bagaimana menghadirkan atraksi baru dengan tetap mengedepankan budaya Melayu sebagai kekuatan kota Batam,” kata Pebrialin.