Angkasa Pura II Pertahankan Service Excellent di Tahun Depan

Angkasa Pura II Pertahankan Service Excellent di Tahun Depan.
Angkasa Pura II Pertahankan Service Excellent di Tahun Depan.

“Serta juga Moving Around the Airport dan yang terakhir Check-In/Airlines Lounge,” kata Tommy.


Untuk tahap awal, Tommy mengatakan, semua komponen tersebut memang akan difokuskan pada empat bandara sebagai pilot project.

Yakni Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta, Bandar Udara Internasional Kualanamu, Bandar Udara Internasional Sultan Syarif Kasim II dan Bandar Udara Sultan Mahmud Badaruddin II International Airport.

“Semuanya akan kita terapkan bertahap. Saat ini pilot project untuk di empat bandara itu karena itu yang memang kita ikutkan untuk penilaian. Tapi 13 bandara lainnya standardisasinya akan sama,” ujar Tommy.


Angkasa Pura II pun secara berkala setiap pekannya melakukan penilaian dan evaluasi terhadap komponen-komponen penilaian.

“Total ada 330 item di dalam 22 kategori tersebut,” ujarnya.

Karena itu dibutuhkan dukungan dari masyarakat dalam hal ini penumpang dan pengguna bandara untuk dapat saling menjaga.

Menteri Pariwisata Arief Yahya mengapresiasi commited service excellent yang dijalankan Angkasa Pura II.

Ia mengatakan, sektor pariwisata di tahun 2018 akan lebih berkembang dengan segala tantangan yang ada.

Karena itu dibutuhkan dukungan dan komitmen dari para stakeholder terkait, salah satunya agar dapat menerapkan standar global dalam pengelolaanya.

Dari rencana besar AP II itu, Menpar Arief Yahya berharap akan ada perubahan yang signifikan dari pergerakan wisatawan, khususnya mancanegara (wisman).

“Pelayanan dengan memanfaatkan teknologi digital menjadi sangat penting. Termasuk menyesuaikanya dengan standar global. Mengikuti komponen dari Skytrax sudah menjadi jalur yang benar  yang dilakukan AP II,” ujar Menpar Arief Yahya.

(dia/pojoksatu)