Sail Sabang 2017 Jadi Event Sail Terbesar di Tanah Air

Sail Sabang 2017 resmi diluncurkan. Peluncuran dilakukan oleh Menteri Pariwisata Arief Yahya bersama Gubernur Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam (NAD) Irwandi Yusuf di Gedung Sapta Pesona, Kantor Kementerian Pariwisata, Jakarta, Jumat (9/11) malam. (sumber : Instagram Kemenpar RI)

“Serta juga mewujudkan peningkatan kesejahteraan masyarakat, khususnya masyarakat Sabang,” ujarnya.Wali Kota Sabang Nazaruddin menjelaskan, untuk mensukseskan Sail Sabang 2017 telah dipersiapkan fasilitas akomodasi untuk kunjungan sekitar 5.000 tamu undangan di antaranya dipersiapkan penginapan apung  kapal Pelni dan kapal yacht serta homestay sebanyak 19 buah dengan kapasitas 96 kamar.


Sementara itu untuk sarana transportasi udara dipersiapkan penerbangan ke  bandara Sabang, dan transportasi laut  antara lain dengan menambah kapal penyeberangan berupa tiga kapal cepat sebanyak 3 trip/hari dengan jumlah  2.400 penumpang  serta kapal ferry lambat untuk mengangkut logistik.

Menteri Pariwisata Arief Yahya mendukung penuh agar pelaksanaan Sail Sabang 2017 dapat berjalan baik dan meningkatkan promosi pariwisata Indonesia, khususnya Sabang dan Aceh.


Menpar mengatakan, Sabang telah ditetapkan sebagai salah satu destinasi unggulan untuk wisata bahari karena potensi alam dan lokasinya yang strategis sehingga setiap tahun disinggahi puluhan kapal pesiar (cruise) maupun kapal yacht  dari mancanegara.

“Di kalangan wisatawan penggemar marine tourism, Sabang dikenal sebagai destinasi favourit karena para traveller bisa melakukan berbagai aktivitas antara lain; diving, snorkeling, fishing, sun-beaching, dan kegiatan wisata bahari lainnya dengan spot-spot yang menarik,” kata Arief Yahya.

Ia menjelaskan, tahun lalu kapal pesiar (cruise) yang singgah di Sabang sebanyak 10 cruise dengan membawa 6.137 wisman (per November 2016) serta  37 yacht membawa 82 wisman (per Juni 2016)  dengan total kunjungan wisman (yacht, cruise, dan diving) per November 2016 mencapai 9,763 wisman.

“Event Sail Sabang 2017 akan menjadi momentum untuk mempromosikan dan meningkatkan kunjungan wisman (yacht, cruise, dan diving) ke Sabang,” kata Arief Yahya.

Karena itu Menpar berharap, sesuai dengan Presiden Joko Widodo bahwa Sail Sabang 2017 dapat memberikan dampak yang dapat menghasilkan bagi masyarakat. Jangan sampai Sail Sabang hanya selesai di penyelenggaraan.

“Poinnya Sail ini harus bisa memberi nilai ekonomi yang mensejahterakan masyarakat. Sail jangan hilang setelah acara. Kemenpar dan Kemenko Maritim pasti akan mendukung,” ujarnya.

Untuk itu Menpar menekankan atas dua hal penting untuk kemajuan pariwisata di Sabang.