Jelang Sail Sabang, Kemenpar Gelar Kampanye Sadar Wisata dan Sapta Pesona

Kemenpar mempersiapkan masyarakatnya untuk Sadar Wisata. Kampanye Sadar Wisata dan Aksi Sapta Pesona dilaksanakan di Sabang Fair, 9-12 Oktober lalu. (FOTO : net)

POJOKSATU.id, Sabang – Persiapan Sail Sabang makin kencang dilakukan Kemenpar. Selain menyiapkan aksesibilias, amenitas dan atraksinya, Kemenpar juga mempersiapkan masyarakatnya untuk Sadar Wisata. Kampanye Sadar Wisata dan Aksi Sapta Pesona dilaksanakan di Sabang Fair, 9-12 Oktober lalu.

Peserta Sadar Wisata dan Sapta Pesona itu tak sedikit. Jumlahnya menembus 300 peserta. Dari mulai tokoh masyarakat, pelaku usaha, Pokdarwis, para penarik becak, pengelola homestay, PHRI, Asita hingga anggota Saka Pariwisata, semua ikut dilibatkan.

Bahkan Wakil Walikota Sabang, Perwakilan Kemenkomar, Komandan Kodim, Lanud, Satrad dan perwakilan Lanal, ikut hadir ke tengah acara. Semuanya memberikan support full terhadap acara itu. Tamu-tamu penting tadi juga ikut mengawal penandatanganan bersama untuk membudayakan lingkungan yang bersih.


Asdep Tata Kelola Destinasi dan Pemberdayaan Masyarakat Kementerian Pariwisata Oneng Setia Harini mengatakan, masyarakat sebagai salah satu unsur pentahelix dalam pembangunan pariwisata, memiliki peran untuk dapat menjadi tuan rumah yang baik dan mendorong terciptanya destinasi yang kondusif bagi tumbuh dan berkembangnya kepariwisataan di daerah.

“Ini sebagai upaya peningkatan kapasitas masyarakat melalui sosialisasi Sadar Wisata yaitu penerapan unsur Sapta Pesona dan upaya-upaya pencegahan terhadap hal-hal yang mengganggu keamanan dan kenyamanan destinasi pariwisata dengan mendatangkan narasumber dari BNN, BNPT dan lain-lain,” ujar Oneng, Jumat (13/10).

Selain itu, kegiatan juga menghadirkan Dinas Pemberdayaan Perempuan tentang pencegahan TPPO dan ESA di lingkungan pariwisata, serta Workshop Pengelolaan Toilet Bersih dan Sampah di Destinasi Pariwisata dengan narasumber Nani Sumaryati dari Asosiasi Toilet Indonesia

Oneng menjelaskan, pihaknya bertanggung jawab dalam menyiapkan masyarakat agar bisa mendapatkan manfaat ekonomi pada Sail Sabang 2017 nanti. Sosialisasi kepada masyarakat dipandang perlu agar masyarakat punya peran bersama-sama dalam membangun pariwisata dengan menjadi tuan rumah yang baik dengan mengimplementasikan unsur-unsur sapta pesona aman, tertib, bersih, sejuk dan indah.

Dikatakannya, pihaknya juga telah melakukan pelatihan dan pembekalan kepada 40 pemilik dan pengelola homestay di Sabang terkait dengan bagaimana pelayanan terhadap tamu dan program untuk pemasarannya.

“Secara pararel selama dua hari juga dilaksanakan peningkatan kapasitas kepada 40 pemilik homestay dengan materi hospitality. Dari beberapa peserta yang ikut sudah sebagian besar mendapatkan pemesanan pada saat event Sail Sabang 2017,” ungkap Oneng.