Sudah 3 Hari Siswa Kesurupan Massal, Haji Sapran Bilang Ada Kerajaan Gaib

Siswa kesurupan massal di SMP 9 Berau
Siswa kesurupan massal di SMP 9 Berau. Foto via Berau Post

POJOKSATU.id, BERAU- Kegiatan upacara bendera di SMP 9 Berau tadi pagi (31/7) mendadak heboh. Belasan siswa kesurupan massal saat upacara bendera sedang berlangsung.

Mereka langsung dilarikan ke ruang unit kesehatan sekolah (UKS) dan musala SMP 9 Berau. Teriakan histeris hingga suara tangisan pun pecah UKS dan musala. “Aku tidak mau di sini,” teriak salah seorang siswa yang kesurupan.

Lantunan ayat-ayat suci pun beberapa kali dilantunkan para guru untuk menenangkan siswa kesurupan. Namun teriakan hingga tangisan masih tampak jelas terdengar dari siswa yang kesurupan.

Banyaknya siswa kesurupan membuat pihak SMP 9 Berau meliburkan aktivitas belajar mengajar.


https://twitter.com/PojokSatu/status/891890835318607872

Kepala SMP 9 Berau Andi Ma’ruf mengatakan, diliburkannya aktivitas belajar mengajar bertujuan untuk mengantisipasi bertambahnya pelajar yang mengalami kerasukan.

“Tadi sudah saya koordinasikan dengan Disdik (Dinas Pendidikan, red) Berau untuk meminta izin agar anak-anak dipulangkan saja,” katanya kepada Berau Post (Grup Jawa Pos/Pojoksatu), Senin (31/7/2017).

Setelah kejadian ini, ia menerangkan akan melakukan rapat bersama dengan para guru SMP 9 Berau, untuk membahas kejadian yang menimpa siswanya pagi ini. “Kemungkinan nanti kita akan mengadakan pengajian di sini,” ujarnya.