Hadapi Persaingan Global, Mensos Minta Pesantren Siapkan SDM

Menteri Sosial (Mensos) Khofifah Indar Parawansa
Menteri Sosial (Mensos) Khofifah Indar Parawansa

POJOKSATU.id, JAKARTA- Menteri Sosial (Mensos) Khofifah Indar Parawansa mengatakan, untuk menghadapi persaingan global pondok pesantren (ponpes) mampu menyiapkan kebutuhan sumber daya manusia (SDM).

“Menghadapi ketatnya persaingan global, ponpes tidak hanya menyiapkan SDM unggul dari segi religiusitas tetapi juga dari sisi keunggulan teknologi,” ujarnya dalam siaran persnya, Senin (18/4/2016).

Khofifah, menjelaskan, potensi dari hasil laut masih terbuka. Produksi tepung iklan salah satunya. Sebanyak 80 persen pakan ikan masih impor, makanya potensi untuk membuat pakan ikan sangat besar.

Dia menambahakn, Universitas Brawijaya, Malang, bahkan pernah membuat alat pembuat ikan. Karena itu, menurut dia, peralatan pembuat pakan ikan tidak mesti berbiaya mahal. Namun bisa memakai peralatan yang mudah dan murah yang bisa dipakai di lingkungan ponpes-ponpes di Indonesia.


Khofifah meminta, pihak pondok tidak perlu khawatir tetang modal, sebab pemerintah menyiapkan paket bantuan di berbagai kementerian atau lembaga bahkan bisa berbagi budget dari APBN dan APBD. Sedangkan persaingan tidak hanya Masyarakat Ekonomi Asean (MEA), namun ada juga Trans-Pacific Partnership Agreement (TPPA).

“Makanya pesantren harus ditambah sains. Dengan demikian pesantren bisa melahirkan SDM unggul baik dari sisi spiritualitas maupun teknologi,” katanya.

(Sikah/Pojoksatu)