Kemristekdikti Siapkan 40 Dosen Asing

Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemristekdikti) menyediakan 40 dosen asing untuk seluruh perguruan tinggi se-Indonesia
Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemristekdikti) menyediakan 40 dosen asing untuk seluruh perguruan tinggi se-Indonesia

POJOKSATU.id, SURABAYA- Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemristekdikti) menyediakan 40 dosen asing untuk seluruh perguruan tinggi se-Indonesia guna mendongkrak peringkat jurnal ilmiah Indonesia yang berada di urutan keempat di level ASEAN.

Dirjen Sumber Daya Iptek dan Dikti Prof. Ali Ghufron mengungkapkan, para dosen asing tadi akan membantu peningkatan kualitas hasil penelitian yang diterbitkan melalui jurnal ilmiah berstandar internasional.

“Sebanyak 40 dosen asing itu diprioritaskan untuk 11 PTN BH (Perguruan Tinggi Negeri Berbadan Hukum). Jika penyerapan dan hasilnya bagus, maka tahun depan akan ditargetkan 100 dosen asing,” kata Ghufron dalam acara Roadshow Kemristekdikti di Surabaya, Jumat (18/3/2016).

Dari penuturan Ghufron, karya jurnal ilmiah mereka belum bisa menembus level internasional karena terkendala bahasa dan etos menulis. Sebab, selama ini dosen di Indonesia lebih mengamalkan budaya lisan daripada menulis.


“PTN BH yang menginginkan dosen asing mengajukan permohonan kepada Kemristekdikti. Baru nanti akan kami rekomendasikan,” ujarnya.

Demi penertiban administrasi dosen di Indonesia, Kemristekdikti menyambangi sejumlah perguruan tinggi seperti Universitas Airlangga (Unair), Universitas PGRI Adi Buana (Unipa) dan Universitas Trunojoyo Bangkalan. Agenda roadshow ini menjadi sarana sosialisasi nomor induk dosen khusus (NIDK) Nomor urut pendidik (NUP) dan Nomer induk dosen nasional (NIDN) dalam roadshow di Jawa Timur.

(Sikah/Pojoksatu)