Bersaing Raih Peringkat Dunia, Unair dan ITS Lakukan Ini

Institut Teknologi Sepuluh November (ITS)
Institut Teknologi Sepuluh November (ITS)

POJOKSATU.id, JAKARTA – Bersaing dengan universitas-universitas dunia, beberapa Perguruan Tinggi Negeri (PTN) harus sebanyak mungkin menerima mahasiswa asing. Hal ini juga dilakukan PTN di Surabaya, yakni Universitas Airlangga (Uniar) dan Institut Teknologi 10 Nopember Surabaya (ITS).

Kedua universitas ini memang ditargetkan pemerintah untuk masuk dalam kategori universitas terbaik dalam 500 peringkat besar dunia, maka itu mereka berlomba-lomba menjaring mahasiswa luar negeri.

Direktur Pendidikan Unair Nyoman Tri Puspaningsih menyatakan ada dua jenis program yang dipilih bisa dipilih oleh mahasiswa asing. Program itu yakni short course seperti KKN, pertukaran pelajar, penelitian dan juga mahasiswa yang memilih kuliah hingga lulus.

“Tahun ini ada 171 mahasiswa asing yang kuliah di Unair,” Ujar Tri kepada wartawan, Selasa (3/10/2015).


Tri juga mengatakan bahwa saat ini Unair paling diminati oleh mahasiswa asal Malaysia dan Eropa Timur.

Sementara itu, Wakil Rektor I Insitut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya (ITS) Heru Setiawan menuturkan, pada 2011 tercatat 16 mahasiswa asing yang menimba ilmu di ITS.

Tahun berikutnya naik menjadi 36 mahasiswa. Pada 2013, jumlahnya menjadi 75 orang. Bahkan, pada 2014 jumlahnya meningkat menjadi 155 orang.

Namun, tahun ini justru jumlahnya menurun. Heru mengatakan, jumlah pendaftar memang fluktuatif setiap tahun. Tahun ini, ITS hanya mendapatkan sedikitnya 128 mahasiswa asing.

“”Ya, hanya 128 mahasiswa itu yang memang layak kuliah di ITS,” tuturnya.

(zul/pojoksatu)