POJOKSATU.id - Sepeda motor saat ini banyak yang menggunakan sistem pendingin cairan atau radiator, terutama yang berkapasitas besar.

Namun, ada juga skuter matik bermesin 125cc yang menggunakan radiator, seperti Honda Vario 125, Yamaha Nmax 160 dan Yamaha Aerox 155.

Secara umum, sebuah mesin, terutama yang memiliki cc besar, dapat menghasilkan panas berlebih yang mana nantinya akan diserap oleh cairan di dalam radiator atau disebut dengan radiator coolant.

Hanya saja, terkadang banyak pemotor yang kurang begitu peduli dengan bagian satu ini padahal ketika radiator bermasalah.

Baca Juga: 7 Penyebab Motor Brebet dan Cara Ampuh Mengatasinya, Bunyi Mesin Langsung Mulus!

Maka, akan ada efek negatif yang bakal menyengsarakan sang pemilik motor itu sendiri.

Penjelasan mengenai pentingnya perawatan radiator pada motor matik sangat berguna, bagi pemilik motor, menjaga kondisi radiator dan sistem pendinginan adalah langkah penting untuk mencegah masalah yang bisa merusak mesin. Berikut beberapa tambahan tips.

1. Jadwalkan Servis Rutin

Selain periksa kondisi air radiator, pastikan Anda juga mengikuti jadwal servis berkala sesuai dengan rekomendasi pabrikan.

Ini termasuk pemeriksaan dan penggantian suku cadang seperti filter oli, filter udara, dan pelumasan.

Baca Juga: Kenali Kendala yang Sering Terjadi, 5 Alasan Motor Tak Bisa Distarter dan Cara Mengatasinya

2. Gunakan Coolant yang Tepat

Saat mengisi ulang air radiator, pastikan Anda menggunakan coolant yang direkomendasikan oleh pabrikan motor Anda.

Coolant tidak hanya berfungsi sebagai pendingin, tetapi juga melindungi sistem pendinginan dari korosi.

3. Periksa Sistem Kipas

Pastikan kipas radiator berfungsi dengan baik. Kipas yang tidak beroperasi dengan baik dapat menyebabkan mesin panas berlebihan. Periksa kabel, saklar, dan motor kipas.

Baca Juga: Cara Mengendarai Motor Kopling yang Baik dan Benar, Pasti Selamat Sampai Tujuan

4. Periksa Sistem Pompa Air

Pastikan water pump berfungsi dengan baik untuk mengedarkan air radiator.

Sistem pompa air yang buruk dapat mengakibatkan sirkulasi air yang tidak efisien.

5. Periksa Kebocoran

Selain kondisi air radiator, periksa apakah ada tanda-tanda kebocoran air radiator atau selang.

Kebocoran harus segera diperbaiki untuk mencegah masalah yang lebih serius.

Penting untuk merawat sistem pendinginan secara berkala agar motor Anda tetap berjalan lancar dan tahan lama.*** Fahrido Fajar Ramadan