POJOKSATU.id - Sepeda motor adalah alat transportasi yang praktis dan efisien. Bisa digunakan kapan saja, motor tetap menjadi andalan banyak orang dalam berbagai kondisi cuaca.

Namun, untuk memastikan perjalanan tetap aman dan nyaman, pengendara harus selalu menyesuaikan cara berkendara dengan situasi di jalan. Ingat selalu untuk #Cari_Aman setiap saat!

Saat berkendara di bawah terik matahari, tubuh mudah kehilangan cairan. Oleh karena itu, penting untuk tetap terhidrasi dengan banyak minum air.

Jika perjalanan cukup jauh, sebaiknya beristirahat setiap dua jam agar tubuh tidak kelelahan dan tetap fokus di jalan.

Hujan bukan halangan untuk tetap berkendara, asalkan visibilitas tetap jelas dan kondisi jalan memungkinkan.

Ludhy Kusuma, Safety Riding Development Section Head PT Daya Adicipta Motora, menjelaskan bahwa jalanan yang basah bisa menjadi lebih licin dan berbahaya, terutama karena pasir dan kotoran yang terbawa air hujan.

“Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan saat berkendara dalam hujan lebat. Kondisi jalan yang basah menjadi lebih licin dan berbahaya, terutama karena pasir dan kotoran di aspal yang terbawa oleh air hujan. Oleh karena itu, pastikan untuk mengurangi kecepatan agar lebih mudah mengantisipasi potensi bahaya. Saat melakukan pengereman mendadak, sebaiknya kurangi penggunaan rem depan dan lebih mengandalkan rem belakang untuk mencegah ban depan tergelincir.”

Selain jalan yang licin, embun di visor helm juga bisa mengganggu pandangan saat hujan. Untuk mengatasinya, pengendara bisa menggunakan lapisan "anti fog" pada visor helm agar embun tidak mudah terbentuk.

Jika tidak memungkinkan, cara lain adalah dengan mengatur pernapasan, yaitu menarik napas melalui hidung dan menghembuskannya melalui mulut ke arah bawah.

Dengan begitu, udara hangat dari pernapasan tidak langsung mengenai visor dan mengurangi risiko penghalangan pandangan.

Namun, tidak semua kondisi hujan aman untuk dilalui. Jika hujan terlalu deras disertai angin kencang, sebaiknya segera menepi dan mencari tempat berlindung yang aman.

Pilihlah lokasi seperti bangunan rumah atau gedung di pinggir jalan, dan hindari berteduh di bawah pohon karena berisiko tersambar petir.

Selain itu, jangan berlindung di terowongan karena dapat mengganggu lalu lintas dan menyebabkan kemacetan.

Saat berkendara di tengah hujan, selalu gunakan jas hujan berwarna cerah dengan model setelan (jaket dan celana) untuk meningkatkan visibilitas dan kenyamanan.

Hindari penggunaan jas hujan ponco karena mudah berkibar terkena angin dan berisiko tersangkut di roda atau kendaraan lain.

Selain itu, pastikan untuk selalu memakai perlengkapan berkendara yang lengkap, seperti helm, jaket, sarung tangan, celana panjang, dan sepatu agar tetap aman dan terlindungi selama perjalanan.

Dengan persiapan yang tepat dan sikap berkendara yang bijak, perjalanan tetap bisa nyaman dan aman di segala kondisi cuaca. Tetap waspada dan selalu #Cari_Aman!