POJOKSATU.id, Surabaya – Honda Daya Jayadi Racing Team membuka kiprah di musim balap nasional 2025 dengan penuh semangat dan determinasi tinggi.
Bertarung di seri perdana ajang Motoprix Region B yang digelar di Sirkuit Gelora Bung Tomo (GBT), Surabaya, pada 17-18 Mei, tim yang dibina PT Daya Adicipta Motora (DAM) ini menurunkan dua pebalap muda berbakat yakni Dafa Sagraha Kurniawan (kelas MP3 Rookie) dan Agam Abdillah (kelas MP4 Beginner).
Mengandalkan motor Honda Supra GTR, keduanya memulai debut nasional mereka dengan performa menjanjikan.
Di sesi kualifikasi, Dafa mencatatkan waktu 46,376 detik dan start dari posisi ke-17.
Sementara Agam mengamankan posisi keempat dengan catatan waktu 46,448 detik, sebuah awal yang menggambarkan potensi besar dari pebalap asal tim ini.
Namun, Race 1 menjadi ujian mental dan teknis. Agam mengalami kendala elektronik yang membuat motornya gagal mencapai RPM tinggi saat start.
Meski berjuang keras di tengah kompetisi padat, ia harus puas finis di posisi ke-17. Dafa, yang juga menghadapi tekanan di kelas Rookie, finis di posisi serupa.
Tidak menyerah, keduanya bangkit di Race 2. Agam menunjukkan peningkatan signifikan dengan start agresif dan strategi matang hingga sukses merebut posisi kedua yang sekaligus podium pertama musim ini untuk Honda Daya Jayadi Racing Team.
Dafa juga tampil lebih solid dan menutup balapan di urutan ke-13, sebuah progres positif yang memperkuat langkahnya ke seri-seri berikutnya.
“Kami sangat mengapresiasi semangat juang Dafa dan Agam. Ini adalah awal yang baik dan penting dalam proses pembinaan mereka. Partisipasi di ajang Motoprix adalah wujud komitmen kami dalam membina talenta muda balap di Tanah Air,” ujar Handi, General Manager Motorcycle Sales, Marketing & Logistic DAM.
Lewat hasil dan pembelajaran dari putaran perdana ini, Honda Daya Jayadi Racing Team terus melangkah maju.
Evaluasi dan pembinaan akan menjadi kunci dalam membentuk pebalap tangguh yang siap bersaing di level nasional, sejalan dengan visi DAM untuk mendukung regenerasi dunia balap Indonesia.***



