POJOKSATU.id, Bandung - Dalam rangka memperingati Hari Kartini, PT Daya Adicipta Motora (DAM), Main Dealer Motor Honda di Jawa Barat, bekerja sama dengan Universitas Ikopin menghadirkan acara inspiratif bertajuk "Kartini Muda Tetap Cantik dan #Cari_Aman di Setiap Perjalanan."

Kegiatan ini diikuti oleh 60 mahasiswi Universitas Ikopin yang antusias mengikuti berbagai sesi edukatif dan aktivitas seru yang dikemas khusus untuk momen istimewa tersebut.

Tujuan utama dari acara ini adalah menumbuhkan semangat Kartini masa kini agar tetap percaya diri, tangguh, dan memiliki kepedulian tinggi terhadap keselamatan berkendara.

Safety Riding Development Section Head DAM, Ludhy Kusuma, menjelaskan bahwa perempuan tidak hanya harus tampil cantik, tetapi juga tangguh dan cerdas dalam menjaga keselamatan diri di jalan raya.

“Edukasi seperti ini penting dilakukan secara berkelanjutan agar tercipta budaya berkendara yang aman dan bertanggung jawab di kalangan generasi muda,” ujarnya.

Tiga sosok inspiratif turut hadir sebagai pembicara dalam kegiatan ini, yakni Instruktur Safety Riding DAM Nofa Ismiati, Kompol Dewi H. S., S.Sos. selaku Kasi Dikmas Ditlantas Polda Jabar, serta Kak Cindi, influencer sekaligus atlet balap motocross.

Mereka berbagi wawasan tentang pentingnya keselamatan berkendara, termasuk cara mengenali titik rawan kecelakaan seperti persimpangan, serta membagikan kisah pribadi yang membangkitkan semangat para peserta.

Keseruan acara semakin terasa dengan adanya aktivasi media sosial bertema #Cari_Aman.

Peserta diajak mengunggah momen terbaik mereka selama kegiatan, dan tiga unggahan terpilih berkesempatan memenangkan hadiah dengan total Rp300.000.

Selain itu, kuis interaktif dalam sesi seminar turut memperebutkan perlengkapan berkendara, seperti helm, jaket, dan sarung tangan untuk tiga peserta beruntung.

“Melalui kegiatan ini, DAM berharap semangat #Cari_Aman dapat menjadi bagian dari gaya hidup perempuan muda masa kini. Sebab tampil stylish dan percaya diri akan lebih sempurna jika dibarengi dengan kesadaran terhadap pentingnya keselamatan di setiap perjalanan,” tutup Ludhy.***