POJOKSATU.id, BATERAI disebut sebagai “jantung” mobil listrik. Tanpa kondisi baterai yang prima, performa kendaraan akan menurun drastis, bahkan biaya perawatan bisa membengkak.

Apalagi di tahun 2025 ini, harga baterai mobil listrik masih tergolong mahal.

Karena itu, pemilik kendaraan perlu memahami cara merawatnya agar tetap awet, efisien, dan terhindar dari kerusakan dini.

Pentingnya Merawat Baterai EV

Baterai mobil listrik berbasis lithium-ion atau solid-state umumnya dirancang bertahan 8–12 tahun.

Baca Juga: Air Mata di Ujung Sajadah 2 Siap Tayang 23 Oktober 2025, Kisah Keluarga Penuh Air Mata

Namun, umur pakainya sangat bergantung pada pola penggunaan. Jika dirawat dengan baik, baterai bisa awet sekaligus efisien menyimpan energi.

Sebaliknya, kesalahan kecil justru bisa mempercepat penurunan kapasitas.

Cara Menjaga Performa Baterai Mobil Listrik

Ada beberapa langkah sederhana yang bisa dilakukan sehari-hari:

Hindari Suhu Ekstrem

Parkir mobil di tempat teduh atau gunakan garasi tertutup. Suhu terlalu panas atau terlalu dingin mempercepat kerusakan sel baterai.
Baca Juga: Bak Hewan Kebelet Kawin, Pasangan Muda Nekad Pacaran di Toilet Restoran Daerah Ciputat, Netizen Rekomendasikan Kolong Jembatan

Gunakan Mode Eco dan Regenerative Braking
Mode hemat energi mengurangi beban kerja baterai. Sementara regenerative braking membantu mengembalikan sebagian energi setiap kali mobil melambat.

Jaga Tekanan Ban

Ban kempes membuat motor listrik bekerja lebih keras, otomatis menguras baterai lebih cepat.

Atur Pola Charging

Jangan biasakan isi hingga 100% setiap hari, cukup di kisaran 20–80%.

Hindari membiarkan baterai 0% berulang kali.

Gunakan charger resmi sesuai spesifikasi pabrikan.

Baca Juga: Ruang Kerja Kantor Kecamatan Sooko Mojokerto Disulap Jadi Panggung Biduan, Pria Diduga Pejabat Publik Asyik Berjoged

Batasi fast charging untuk kondisi darurat atau perjalanan jauh, kombinasikan dengan slow charging untuk harian.

Kebiasaan Buruk yang Harus Dihindari

Selain langkah perawatan, ada beberapa kebiasaan yang sebaiknya ditinggalkan:

Mengabaikan Update Software

Pabrikan sering merilis update sistem manajemen baterai. Mengabaikannya bisa membuat performa tidak optimal.

Jarang Digunakan

Mobil listrik yang terlalu lama terparkir justru bisa mengalami penurunan kapasitas baterai. Usahakan tetap dipakai rutin.

Baca Juga: Bukan Hanya Tawar Harga dan Cek Fisik, Ini Tips Penting untuk Perempuan Saat Beli Mobil Bekas

Mengisi di Tempat Panas

Charging di bawah terik matahari langsung akan memperburuk kondisi baterai.

Investasi untuk Umur Panjang Kendaraan

Merawat baterai mobil listrik memang tidak rumit, hanya butuh disiplin.

Dengan menjaga suhu, menerapkan pola charging yang benar, dan menghindari kebiasaan buruk, umur baterai bisa lebih panjang serta performanya tetap efisien.

Baca Juga: Kasus Bocah 8 Tahun Tewas Membusuk di Penjaringan, Hasil Identifikasi Ditemukan Tanda-tanda Kekerasan

Mengingat baterai adalah komponen paling mahal dalam mobil listrik, perawatan yang benar adalah investasi besar untuk kenyamanan dan efisiensi berkendara di masa depan.

Semoga informasi ini bermanfaat, ya.

Bantu tulis tanggapan di kolom komentar dan share info ini ya.