POJOKSATU.id — Mercedes-Benz resmi membuka pemesanan awal untuk sedan listrik CLA Long Wheelbase di pasar China.
Model terbaru ini menjadi langkah lanjutan pabrikan Jerman dalam memperluas jajaran kendaraan listrik di Asia.
CLA sendiri merupakan singkatan dari Coupé Leicht A-Klasse atau coupé empat pintu yang berbasis pada platform A-Class.
Varian long-wheelbase ini hadir dalam dua versi, yaitu CLA 300 L Ultra-Long Range Edition dengan harga pra-jual 259.000 yuan (sekitar USD 36.000).
Baca Juga: Ditolak PSSI dan Penonton Timur Tengah, Wasit Ahmed Al-Ali Tetap Pimpin Laga Arab Saudi vs Indonesia
Sedangkan CLA 300 L Ultra Long Range Intelligent Edition dibandrol seharga 299.000 yuan (sekitar USD 41.600).
Model ini pertama kali diperkenalkan di ajang Shanghai Auto Show 2025.
Versi long-wheelbase mendapatkan tambahan panjang sumbu roda 40 mm dibanding versi standar, menghadirkan ruang kabin yang lebih lega.
Mengusung arsitektur listrik 800V, CLA listrik mendukung konfigurasi penggerak roda belakang maupun semua roda, serta dibekali transmisi dua percepatan.
Efisiensi energinya terbilang mengesankan, hanya 10,9 kWh per 100 km, dengan jarak tempuh maksimal hingga 866 km menurut standar CLTC.
Baca Juga: Emil Audero Cedera, Inilah Kiper Kelima Timnas Indonesia, Mendadak Dibawa ke Arab Saudi
Dari sisi desain, CLA Long-Wheelbase tetap mempertahankan karakter khas CLA standar.
Grille depan berbentuk trapesium besar dihiasi logo Mercedes-Benz yang menyala, lengkap dengan bintang tiga di tengah.
Lampu depan dan belakang juga menampilkan desain lampu siang hari LED berbentuk bintang tiga, khas identitas modern Mercedes.
Dimensi mobil ini mencatat panjang 4.763 mm, lebar 1.856 mm, tinggi 1.469 mm, dan wheelbase 2.830 mm—lebih panjang 40 mm dari versi global.
Sebagai perbandingan, CLA standar memiliki wheelbase 2.790 mm dan koefisien hambatan udara hanya 0,21, menandakan efisiensi aerodinamis yang luar biasa.
Masuk ke kabin, mobil ini dibekali tiga layar digital: panel instrumen 10,25 inci, layar pusat 14,6 inci, serta layar hiburan penumpang opsional 14 inci.
Sistem operasi terbaru MB.OS menghadirkan asisten suara berbasis AI, konektivitas 5G, hingga kontrol gestur.
Baca Juga: Tunjukkan Dukunganmu! Ini 5 Prompt Gemini AI untuk Bikin Foto Bergaya Timnas Indonesia
Menariknya, pengembangan fitur infotainment dan sistem bantuan mengemudi cerdas dilakukan oleh tim riset Mercedes-Benz di China.
Dari sisi performa, varian penggerak roda belakang dengan motor tunggal bertenaga 268 hp mampu berakselerasi dari 0–96 km/jam dalam 6,6 detik.
Sedangkan versi penggerak semua roda dengan tenaga gabungan 349 hp menorehkan akselerasi 0–96 km/jam hanya 4,8 detik.
Tenaga mobil bersumber dari baterai lithium ternary 85 kWh yang mendukung pengisian cepat 800V hingga 325 kW.
Teknologi ini memungkinkan pengisian daya hingga 325 km hanya dalam 10 menit—menjadi salah satu yang tercepat di kelasnya.
Baca Juga: TECNO SPARK Go 2, Ponsel Murah di Bawah Rp1 Juta, Ada Fitur Tambahan, Benar-benar Pas untuk Pelajar!
Tak hanya itu, Mercedes-Benz juga membenamkan sistem bantuan berkendara L2++ full-scenario.
Hasil kolaborasi dengan startup teknologi cerdas asal China, Momenta, yang semakin memperkuat posisi CLA sebagai sedan listrik premium berteknologi tinggi.***
Kirim komentar Anda dan baca artikel Pojoksatu.id lainnya tanpa iklan melalui aplikasi kami di bawah ini:
Baca informasi menarik lainnya dari penulis: Reizka Kemala Nazar.



