POJOKSATU.id - Banyak pengendara masih menganggap urusan ganti ban mobil itu mudah, tinggal pilih ukuran yang sama dengan bawaan pabrik.
Padahal, kenyataannya nggak sesimpel itu.
Kalau salah pilih, bukan cuma performa mobil yang turun, tapi juga bisa membahayakan keselamatan di jalan.
Ban mobil bukan sekadar lingkaran hitam dari karet yang menempel di velg.
Setiap ban punya spesifikasi khusus sesuai tipe kendaraan dan gaya berkendara.
Nah, biar nggak salah langkah saat beli ban baru, ada tujuh faktor penting yang wajib kamu perhatikan.
1. Sesuaikan dengan kebutuhan berkendara
Medan jalan jadi pertimbangan utama. Kalau sering di jalan kota yang mulus, ban High Terrain (H/T) paling pas.
Buat yang suka melewati genangan atau jalan campuran, pilih All Terrain (A/T).
Sementara untuk jalur ekstrem seperti pegunungan atau berbatu, ban Mud Terrain (M/T) adalah pilihan terbaik.
2. Cek jenis atau tipe mobil
Setiap pabrikan sudah kasih rekomendasi jenis ban yang cocok.
Cek kode di buku manual atau dekat tutup tangki BBM.
Misalnya kode P untuk mobil penumpang, LT untuk truk ringan, hingga T khusus ban cadangan.
Jangan abaikan kode ini, salah pilih bisa bikin mobil jadi boros dan tidak nyaman.
3. Pilih motif ban sesuai kondisi jalan
Motif tapak ban ternyata punya fungsi vital. Motif huruf V misalnya, efektif mencegah selip di jalan basah.
Sementara alur rapat cocok untuk jalan aspal panas.
Kalau sering di pegunungan, pilih motif tapak bulat biar mobil tetap stabil.
4. Pahami kode ukuran ban
Ukuran ban ditulis di dinding samping. Misalnya 200/55 B 16 V, yang menjelaskan lebar telapak, rasio ketebalan, jenis konstruksi, hingga batas kecepatan maksimum.
Salah pilih ukuran bisa bikin mobil goyang, boros BBM, bahkan merusak suspensi.
5. Jangan abaikan ketebalan ban
Ban tebal lebih tahan lama dan nyaman buat touring. Idealnya, pilih ketebalan minimal 50. Ban tipis mungkin lebih murah, tapi cepat aus dan bikin mobil kurang stabil.
6. Cek tahun pembuatan
Ban juga punya umur simpan. Kodenya biasanya empat digit, misalnya 0520 artinya minggu ke-5 tahun 2020.
Hindari ban yang sudah lebih dari 2 tahun sejak diproduksi, karena karet bisa getas meski belum pernah dipakai.
7. Pilih merk terpercaya
Terakhir, jangan remehkan merk. Ban dari produsen ternama memang sedikit lebih mahal, tapi kualitas, daya tahan, dan keamanannya sudah teruji.
Dengan memperhatikan tujuh faktor ini, kamu bisa terhindar dari kesalahan fatal saat ganti ban.
Ingat, ban adalah satu-satunya komponen mobil yang langsung bersentuhan dengan jalan.



