POJOKSATU.id — Pasar mobil listrik Tiongkok menghadirkan Stelato S9T, model terbaru hasil kerja sama Huawei dan BAIC.

Mobil listrik premium ini mencatat 20.000 pemesanan hanya dalam waktu 24 jam sejak masa pre-order dibuka pada Senin (18/8/2025).

Di jam pertama saja, Stelato S9T sudah mengantongi 10.000 pesanan.

Hanya sehari kemudian, Huawei HIMA (Harmony Intelligent Mobility Alliance) memastikan angka reservasi mencapai 20.000 unit.

Meski begitu, konsumen baru diminta deposit ringan 2.000 yuan (Rp4,4 juta), dan pemesanan ini masih bisa dibatalkan hingga penjualan resmi dimulai September 2025.

Antusiasme ini mengikuti jejak sukses Stelato S9 yang debut pada 2024.

Baca Juga: Mobil Listrik Mewah, Mercedes-Benz EQE SUV Resmi Meluncur di Indonesia, Cek di Sini Harga dan Layanan Purna Jual

Model perdana itu sudah terjual 15.068 unit hingga Juli 2025 menurut data China EV DataTracker.

Dua Tipe, BEV dan EREV

Stelato S9T ditawarkan dalam dua jenis penggerak: Battery Electric Vehicle (BEV) dan Extended Range Electric Vehicle (EREV).

Fitur Premium Huawei

Stelato S9T dipersenjatai teknologi Huawei ADS 4 dengan empat sensor LiDAR, suspensi udara adaptif, serta sistem cerdas berbasis HarmonyOS.

Desainnya tetap sporty dengan karakter sedan mewah, menyasar segmen menengah-atas.

Harga Varian Stelato S9T

Mobil ini hadir dengan empat pilihan varian harga:

  • EREV Max RWD → 328.000 yuan (Rp721,6 juta)

  • BEV Max RWD → 348.000 yuan (Rp765,6 juta)

  • EREV Ultra RWD → 368.000 yuan (Rp809,6 juta)

  • BEV Ultra AWD → 388.000 yuan (Rp853,6 juta)

Harga tersebut menempatkan Stelato S9T sebagai kompetitor serius bagi Nio, Li Auto, hingga Tesla Model S di pasar premium Tiongkok.

Baca Juga: Acura RSX Return, Wujudnya Jadi Crossover Listrik, Usung Platform Baru Honda

Bagaimana menurut bapak ibu? Apakah mobil listrik Huawei–BAIC ini bisa jadi pesaing serius Tesla di Indonesia bila masuk nanti?

Silahkan akses artikel lainnya melalui apps kami: