POJOKSATU.id - Belakangan ini beredar video yang menampilkan beberapa motor Honda dengan rangka jenis eSAF (Enhanced Smart Architecture Frame) yang mengalami keretakan. Benarkah demikian?
Karat yang menyerang bagian rangka menjadi penyebab dominan dari kerusakan ini. Karat ini dipastikan membuat sejumlah motor yang mengalami keretakan pada rangkanya. Lalu, dari mana asal mula karat ini?
Sasis tipe eSAF sebenarnya sangat populer terutama di kalangan pengguna motor Honda, karena sasis ini menawarkan kelebihan dibanding sasis tubular atau sasis hollow yang sering ditemui pada rangka motor jenis lain.
Keunggulan desain sasis eSAF memang terletak pada kemampuannya mendistribusikan beban yang lebih efisien, membuat motor menjadi lebih gesit dan ringan. Namun, kendala muncul ketika sasis ini lama kelamaan disebut mulai terkena karat.
Berdasarkan penelitian yang dilakukan, terungkap bahwa beberapa bagian dari sasis eSAF rentan terhadap oksidasi atau karatan.
Meskipun Honda telah memberikan pernyataan bahwa substansi yang muncul bukan karat melainkan silikat, sejumlah konsumen masih menyimpan keraguan.
Berdasarkan analisis mendalam, beberapa temuan objektif yang perlu diperhatikan diantaranya:
1. Area Kerusakan
Wilayah kerusakan atau karatan umumnya terdapat di sisi bawah sasis, dekat dengan daerah yang kerap terpapar lumpur atau air hujan. Kelembapan dari lumpur atau air yang menempel disinyalir sebagai salah satu pemicu karatan.
Baca Juga: Alasan Menurunkan Kaki Kiri Terlebih Dahulu saat Berhenti dengan Sepeda Motor
2. Asal Muasal Kerusakan
Selain faktor kelembapan, munculnya karat juga dipicu oleh adanya luka atau goresan yang menghapus lapisan cat pelindung pada sasis. Hal ini membuat besi di sasis berinteraksi langsung dengan udara dan air, memicu proses oksidasi.
3. Tindakan Pencegahan
Sebagai langkah penanganan, pemilik motor disarankan untuk rutin membersihkan sasis, terutama bagian yang kerap terpapar oleh lumpur atau air. Selain itu, penerapan lapisan anti karat atau coating dapat menjadi alternatif solusi jangka panjang.
Dari analisis di atas dapat disimpulkan bahwa meski sasis eSAF menawarkan keunggulan dalam desain dan performa, namun pemeliharaan yang optimal menjadi esensial untuk mencegah kerusakan.
Sebagai konsumen, kita perlu lebih teliti dan proaktif dalam merawat kendaraan agar tetap dalam kondisi terbaik. ***



