POJOKSATU.id, MENGENDARAI mobil listrik dalam perjalanan jauh kini semakin diminati, terutama dengan hadirnya berbagai model baru yang menawarkan jarak tempuh lebih panjang.

Namun, bagi sebagian pengemudi, kekhawatiran soal daya baterai masih menjadi tantangan tersendiri.

Untuk menjawab hal tersebut, Aion Indonesia membagikan strategi berkendara hemat energi yang bisa diterapkan sehari-hari maupun saat bepergian keluar kota.

Dalam uji coba perjalanan dari Jakarta ke Bandung, mobil listrik Aion UT Premium dengan kapasitas baterai 60 kWh menunjukkan performa impresif.

Baca Juga: 7 Trik Sederhana Pekerjaan Rumah Tangga, Bikin Hidup Jadi Lebih Mudah

Dengan motor listrik bertenaga 201 Tk, mobil ini mampu menempuh hingga 500 kilometer (NEDC) hanya dengan sekali pengisian penuh.

Meski demikian, efisiensi penggunaan baterai tetap menjadi kunci utama agar pengalaman berkendara semakin optimal.

Kunci Hemat Baterai

Product Planning & Strategy Aion Indonesia, Iqbal Taufiqurrahman, menekankan pentingnya memilih mode berkendara yang tepat.

“Kunci utama ada pada pengaturan mode berkendara, cara menginjak pedal, hingga penggunaan AC,” ujar Iqbal.

Baca Juga: Bongkar Isi Tuntutan Buruh di DPR Hari Ini, dari Upah Murah hingga Outsourcing

Menurutnya, Mode Comfort sangat cocok untuk kondisi berkendara normal.

“Pakai Mode Comfort untuk normal driving, ini sudah cukup menghemat konsumsi listriknya.

Kuncinya ada pada cara menginjakkan pedal gas.

Kalau kita menginjak pedal dengan santai dan membiarkan mobil meluncur, konsumsi daya bisa jauh lebih efisien,” lanjutnya.

Manfaatkan Kondisi Jalan untuk Efisiensi

Perjalanan ke Bandung melalui Tol Cipularang yang penuh tanjakan dan turunan juga bisa dijadikan keuntungan.

“Kita bisa menggunakan mode Power Save saat melewati jalan yang menurun. Perubahan mode ini sangat mudah, bahkan bisa dilakukan dengan perintah suara,” jelas Iqbal.

Baca Juga: Rangkap Jabatan Wakil Wali Kota Prabumulih Franky Nasril, FKPPP: Bagaimana Bisa Fokus Melayani Masyarakat?

Dengan memanfaatkan turunan dan fitur regenerative braking, energi yang biasanya terbuang bisa dikembalikan ke baterai, sehingga daya tahan mobil semakin panjang.

Kecepatan Stabil dan Akselerasi Perlahan

Selain mode berkendara, pengemudi juga perlu menjaga ritme kecepatan. Iqbal menyarankan agar mobil listrik dipacu secara perlahan dan stabil.

“Akselerasi perlahan dan pertahankan kecepatan di kisaran 80–100 km/jam di jalan tol. Ini penting bukan hanya untuk keamanan, tapi juga untuk konsumsi daya listrik yang efisien,” tegasnya.

Kecepatan stabil membantu sistem mobil bekerja lebih ringan, sehingga baterai tidak cepat terkuras.

Tips Penggunaan AC agar Hemat Energi

Tak jarang, penggunaan pendingin kabin justru membuat baterai mobil cepat habis.

Baca Juga: Tren Minuman Probiotik Menggeliat: Dari Kombucha hingga Jamu Modern, Gaya Hidup Sehat Jadi Peluang Bisnis

Untuk itu, Iqbal membagikan trik khusus. “Set AC temperature di 23 derajat Celsius dan kecepatan kipas di level 2 atau 3. Ini adalah pengaturan ideal yang umumnya disarankan,” katanya.

Dengan setelan ini, kabin tetap nyaman tanpa membebani kinerja baterai secara berlebihan.

Panduan Hemat Energi

Berikut rangkuman tips yang bisa diterapkan untuk menjaga efisiensi daya baterai mobil listrik:

-Atur mode berkendara ke Comfort untuk kondisi normal.

-Gunakan mode Power Save saat melewati jalan menurun.

-Akselerasi perlahan dan pertahankan kecepatan 80–100 km/jam di jalan tol.

-Atur suhu AC di 23 derajat Celsius.

-Atur kecepatan kipas pada level 2 atau 3.

Baca Juga: 5 Tips Menjaga Kesehatan Tubuh bagi Buruh Lapangan agar Tetap Fit

Dengan langkah-langkah tersebut, pengguna mobil listrik Aion UT—dan model sejenis—tidak hanya bisa menikmati perjalanan yang nyaman, tapi juga menghemat konsumsi energi secara signifikan.

Mobilitas Ramah Lingkungan

Efisiensi energi saat berkendara bukan hanya soal penghematan baterai, tetapi juga langkah penting menuju mobilitas yang lebih berkelanjutan.

Dengan cara ini, pengemudi bisa mendukung upaya pengurangan emisi sekaligus merasakan pengalaman berkendara modern yang ramah lingkungan.

Baca Juga: Sebelum Ditemukan Tewas Dibunuh Istri, Brigadir Esco Sempat Keluhkan Sakit ke Keluarga

Ke depan, kebiasaan berkendara efisien ini akan menjadi bagian penting dari gaya hidup masyarakat yang semakin beralih ke kendaraan listrik.

Semoga informasi ini bermanfaat, ya.

Bantu tulis tanggapan di kolom komentar dan share info ini ya.

Demikianlah ulasan lengkap tentang bagaimana menghemat baterai mobil listrik, selamat mencoba. ***