POJOKSATU.id — Pameran otomotif terbesar di Indonesia, Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2025 menobatkan BMW X3 sebagai salah satu mobil favorit versi pilihan pengunjung.

Dalam unggahan Instagram resminya @giias_id yang diposting, BMW X3 diakui sebagai mobil penumpang dalam kategori Sport Utility Vehicle (SUV) terfavorit di GIIAS 2025.

“Dari deretan mobil impian yang dipamerkan di GIIAS, para pengunjung telah memilih mobil penumpang favorit mereka tahun ini,” demikian keterangan postingan tersebut.

“BMW X3 (terpilih sebagai) mobil penumpang SUV terfavorit,” tambahnya.

Gelar bergengsi ini langsung menyita perhatian sebagian pecinta otomotif dan memicu rasa penasaran publik mengenai kualitas yang sebenarnya dari kendaraan mewah asal Jerman tersebut.

Baca Juga: Si Ganteng, Jadi Mobil Listrik Station Wagon Pertama di Indonesia, Unit BMW i5 Touring Masih Terbatas, Fitur Mewah, Performa Gahar!

Tidak Luput dari Catatan Negatif

Kendati berhasil mencatatkan prestasi di ajang pameran otomotif nasional, BMW X3 tak sepenuhnya bebas dari kritik.

Mobil ini memang tampil dengan desain baru yang modern, namun ternyata tidak sepenuhnya lepas dari kelemahan yang menjadi sorotan media otomotif internasional.

1. Eksterior: Minim Perubahan Besar

Berdasarkan ulasan dari Business Car UK, desain eksterior BMW X3 menjadi salah satu daya tarik utama.

Siluet SUV ini dinilai memberi kesan tegas dengan gril depan besar dan lampu utama tipis yang futuristik.

Namun, eksteriornya dianggap tidak terlalu berbeda dibandingkan generasi sebelumnya sehingga terkesan monoton di tengah persaingan SUV premium.

“Siluet SUV ini (BMW X3) memang tegas dan modern, tetapi jika dibandingkan dengan generasi sebelumnya, tidak ada perubahan besar yang benar-benar mengejutkan,” tulis Business Car UK.

2. Suspensi Kaku Jadi Sorotan

Interior BMW X3 mengusung desain kabin melengkung dengan layar informasi pengemudi 12,3 inci yang terintegrasi.

Baca Juga: Wuling Air ev, Mobil Listrik Mungil Lincah, Ini Harga Terbaru Agustus 2025

Walaupun tampil canggih, kabin tidak lebih lega dibanding model sebelumnya, sehingga kurang ideal untuk penumpang dalam jumlah banyak.

Kursi depan dinilai nyaman dan mendukung posisi duduk ergonomis, tetapi suspensinya yang keras menjadi keluhan, terutama saat menempuh perjalanan jauh.

Bahkan, varian dengan roda opsional 20 inci dinilai kurang stabil dibandingkan versi 21 inci yang justru terasa lebih nyaman.

“Suspensinya cukup kaku, sehingga pada jalanan tidak rata terasa kurang stabil, terutama untuk varian dengan roda 20 inci,” tulis Business Car UK.

3. Desain dan Asisten Berkendara Kurang Inovatif

BMW X3 disebut mengambil inspirasi desain dari model SUV listrik BMW iX.

Sayangnya, pendekatan ini dianggap kurang inovatif karena tidak membawa perubahan signifikan selain pada tampilan visual.

Teknologi bantuan berkendara seperti Driving Assistant dan Parking Assistant memang sudah menjadi standar, tetapi bukan hal baru di kelasnya, sebab hampir semua pesaing sudah memiliki fitur serupa.

Spesifikasi BMW X3

BMW X3 adalah SUV mid-size premium yang memadukan kemewahan, performa, dan teknologi canggih.

Baca Juga: BYD M6 Tetap Jadi Bintang, MPV Listrik Pertama di Indonesia dengan Fitur Keselamatan Lengkap

Mobil ini dibekali mesin bensin 2.0L TwinPower Turbo bertenaga 252 hp dengan torsi 350 Nm, transmisi otomatis 8-percepatan, dan sistem penggerak all-wheel drive (xDrive).

Akselerasi 0–100 km/jam dicatat 6,6–6,4 detik, dengan konsumsi BBM kombinasi 8,5–7,6 L/100 km.

Dimensinya memiliki panjang 4.755 mm, lebar 1.920 mm, tinggi 1.660 mm, jarak sumbu roda 2.865 mm, dan ground clearance 216 mm.

BMW X3 mengandalkan suspensi adaptif, rem ventilated discs di depan, dan discs di belakang.

Kapasitas penumpangnya 5 orang, dengan pilihan warna Dune Grey, Alpine White, Black Sapphire, Tanzanite Blue, dan Brooklyn Grey.

Baca Juga: Hyundai IONIQ 5: Primadona EV Indonesua yang Ramah Lingkungan, Kabin dan Bagasi Luas, Bikin Nyaman untuk Semua Perjalanan

Varian BMW X3 M menawarkan performa lebih tinggi, sementara opsi Mild Hybrid 48 Volt juga tersedia.

Harga OTR varian dasar di Indonesia bisa mencapai sekitar Rp 1,3 miliar.

Meski menyabet gelar SUV terfavorit di GIIAS 2025, BMW X3 tetap menjadi bahan diskusi karena gabungan prestasi, kemewahan, dan catatan kritis yang patut dipertimbangkan calon pembelinya.

 

Semoga informasi ini bermanfaat, ya.
Bantu tulis tanggapan di kolom komentar dan share info ini ya.

Silahkan akses artikel lainnya melalui apps kami: