JAKARTA, POJOKSATU.id - Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri menjaga konsistensi permainan setelah melewati tiga pertandingan tanpa kehilangan satu gim di Denmark Open 2026.
Catatan tersebut mengantarkan pasangan Indonesia itu melangkah ke semifinal turnamen BWF World Tour Super 750 di Odense, Denmark, Sabtu (17/10/2026).
Langkah mereka menunjukkan kemampuan menjaga performa menghadapi karakter lawan berbeda sepanjang persaingan menuju empat besar.
Pada babak pertama, Fajar/Fikri langsung menghadapi ujian berat melawan pasangan Denmark, Kim Astrup/Anders Skaarup Rasmussen.
Menghadapi dukungan publik tuan rumah, mereka mampu mengatasi tekanan dan mengamankan kemenangan untuk melanjutkan perjalanan turnamen.
Memasuki babak berikutnya, pasangan Indonesia kembali menunjukkan kestabilan permainan saat berhadapan dengan Christian Kjaer/Rasmus Kjaer.
Mereka kembali menyelesaikan pertandingan dalam dua gim, sekaligus menjaga tenaga untuk menghadapi persaingan perempat final.
Konsistensi Jadi Modal Penting
Pada perempat final, Fajar/Fikri menghadapi wakil Thailand, Peeratchai Sukphun/Pakkapon Teeraratsakul, yang memberikan perlawanan ketat sejak gim pertama.
Fajar/Fikri sempat tertinggal 16-17, tetapi berhasil merebut lima poin beruntun untuk mengamankan gim pembuka dengan skor 21-17.
Momentum tersebut berlanjut pada gim kedua ketika mereka kembali mengendalikan pertandingan dan memastikan kemenangan 21-16.
Hasil itu memperpanjang catatan kemenangan dua gim langsung mereka menjadi tiga pertandingan berturut-turut sejak babak pertama.
Konsistensi tersebut menjadi modal penting karena persaingan semifinal menghadirkan tantangan lebih besar dibandingkan babak-babak sebelumnya.
Ujian Sesungguhnya Menanti
Tiket semifinal belum menjamin perjalanan Fajar/Fikri berakhir dengan gelar juara di turnamen bergengsi Eropa tersebut.
Mereka masih harus menghadapi pasangan elite yang memiliki kualitas serangan, pertahanan, serta pengalaman menghadapi pertandingan bertekanan tinggi.
Lawan Fajar/Fikri di babak 4 besar, Sabtu besok adalah jagoan China, Liang Wei Keng/Wang Chang.
Di babak perempat final, Liang/Wang menumbangkan pasangan Malaysia, Goh Sze Fei/Nur Izzuddin, 18-21, 21-18 dan 21-15.
Menghadapi fase ini, kemampuan mempertahankan fokus dan meminimalkan kesalahan sendiri berpotensi menjadi faktor penentu hasil pertandingan.
Fajar/Fikri kini memiliki kesempatan mengubah konsistensi sepanjang tiga babak menjadi langkah lebih jauh menuju podium juara Denmark Open 2026.***



